Soal Gagasan Buka Rekening Massal, Ini Kata Purbaya

AKURAT.CO Rencana pemerintah membuka rekening secara massal bagi masyarakat belum memiliki angka anggaran yang pasti.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyebut proyeksi kebutuhan dana Rp11 triliun yang sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto masih sebatas perhitungan awal.
Purbaya mengatakan Kementerian Keuangan belum menghitung secara rinci kebutuhan anggaran untuk program tersebut. Karena itu, angka Rp11 triliun belum dapat disebut sebagai anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Membaca Gagasan Prabowo tentang Rekening untuk Semua Warga
“Belum (ditetapkan) sebesar Rp11 triliun. Ini anggarannya masih belum dihitung,” kata Purbaya kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis.
Sebelumnya, Airlangga menyampaikan pemerintah memperkirakan kebutuhan anggaran pembukaan rekening massal mencapai sekitar US$600 juta atau setara Rp11 triliun.
Perhitungan itu didasarkan pada asumsi sekitar 200 juta penduduk yang menjadi target program.
Namun, asumsi jumlah penerima tersebut kemudian dipertanyakan oleh Purbaya. Menurut dia, sasaran utama program pembukaan rekening massal adalah masyarakat yang memasuki usia 17 tahun dan baru memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Dengan demikian, tidak serta-merta seluruh masyarakat yang belum atau sudah memiliki rekening akan menjadi penerima program.
“Yang jelas itu semua angka masih kasar. Nanti setelah itu dihitung betul seperti apa,” ujar Purbaya.
Baca Juga: Setahun Jadi Menkeu, Ini Gebrakan Fiskal Purbaya
Purbaya juga menyoroti asumsi 200 juta penduduk yang digunakan dalam perhitungan awal. Jika angka tersebut dijadikan sasaran, sekitar 80 juta di antaranya diperkirakan berusia di bawah 17 tahun.
“200 juta (masyarakat), berarti (sekitar) 80 juta yang di bawah 17 tahun. Kita lihat seperti apa penduduknya, saya belum lihat,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









