Akurat Logo

Bitcoin Menunggu Keputusan The Fed, 3 Sinyal Ini Lebih Penting dari Suku Bunga

Idham Nur Indrajaya | 15 September 2026, 19:24 WIB
Bitcoin Menunggu Keputusan The Fed, 3 Sinyal Ini Lebih Penting dari Suku Bunga
Bitcoin menunggu keputusan The Fed. Simak 3 sinyal yang lebih penting dari sekadar perubahan suku bunga. - Ilustrasi: Gemini Google

AKURAT.CO Bitcoin kembali bergerak di sekitar US$77.000–US$78.000, tetapi belum mampu menjauh dari area resistance US$80.000. Di tengah pergerakan yang relatif terbatas, perhatian pasar justru tertuju pada satu agenda besar: keputusan The Fed.

Harga Bitcoin bukan hanya sedang mencari arah secara teknikal. Pasar juga tengah menunggu petunjuk mengenai ke mana kebijakan moneter Amerika Serikat akan bergerak setelah September. Dalam situasi seperti ini, membaca angka suku bunga saja tidak cukup.

Bitcoin dan The Fed memiliki hubungan yang semakin penting bagi investor aset kripto. Tiga sinyal yang patut diperhatikan setelah keputusan Federal Reserve adalah dot plot atau proyeksi suku bunga, pandangan terhadap inflasi, serta penilaian terhadap pasar tenaga kerja dan kondisi ekonomi AS.

Ketiganya dapat membantu pasar membaca apakah kebijakan moneter ke depan berpotensi lebih ketat atau lebih longgar. Bagi Bitcoin, perubahan ekspektasi tersebut dapat menjadi katalis yang sama pentingnya dengan keputusan suku bunga itu sendiri.

Kenapa Bitcoin Menunggu Keputusan The Fed?

Berdasarkan data pasar dalam narasi sumber, Bitcoin berada di kisaran US$77.533,50 dengan pergerakan sekitar 0,21% dalam 24 jam terakhir. Sebelumnya, BTC sempat turun hingga sekitar US$76.439 sebelum kembali bergerak di atas US$78.000.

Pergerakan tersebut menunjukkan pasar belum memiliki keyakinan yang cukup untuk mendorong Bitcoin melewati resistance berikutnya. BTC memang sempat mencapai sekitar US$78.276, tetapi belum mampu menembus level tersebut secara meyakinkan.

Situasi itu terjadi ketika pelaku pasar menunggu rapat Federal Open Market Committee atau FOMC pada 15–16 September. Keputusan suku bunga menjadi perhatian karena perubahan biaya uang di Amerika Serikat dapat memengaruhi likuiditas dan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Ekspektasi pasar juga menjadi bagian penting dari cerita. Dalam materi pasar yang menjadi dasar narasi ini, probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September disebut telah meningkat hingga sekitar 87%.

Angka tersebut menunjukkan satu hal penting: pasar sudah membentuk ekspektasi sebelum keputusan The Fed keluar. Artinya, reaksi Bitcoin nantinya tidak hanya bergantung pada apa yang dilakukan The Fed, tetapi juga apakah keputusan dan komunikasinya berbeda dari apa yang telah diperhitungkan investor.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.