Tak Cukup Teknologi, Menkeu Suahasil Soroti Integritas Petugas Bea Cukai

AKURAT.CO Penguatan pengawasan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan tidak hanya bergantung pada teknologi. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menempatkan kualitas dan integritas petugas sebagai salah satu fondasi utama.
Suahasil mengatakan pemerintah menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat pengawasan Bea Cukai. Langkah tersebut mencakup penguatan sumber daya manusia (SDM), optimalisasi teknologi, serta pembenahan proses bisnis pengawasan.
“Untuk memperkuat pengawasan, itu menggunakan seluruh alat yang kami miliki,” kata Suahasil dalam konferensi pers di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Selasa.
Baca Juga: Sidang Kasus DJBC Ungkap Dana Pengusaha Dipakai Beli Tiket Dirjen Bea Cukai hingga Perangkat Podcast
Menurut Suahasil, aparat yang berinteraksi langsung dengan aktivitas kepabeanan dan cukai memiliki posisi penting dalam memastikan pengawasan berjalan sesuai ketentuan.
Karena itu, peningkatan kompetensi harus berjalan beriringan dengan penguatan integritas.
“Tidak mungkin membersihkan kalau yang membersihkan itu tidak bersih,” ujarnya.
Suahasil meminta seluruh aparat pengawasan di lapangan bekerja tertib dan disiplin. Mereka juga diminta terus meningkatkan kompetensi serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Pemerintah, lanjutnya, akan memastikan sistem dan aturan yang ada dapat mendukung petugas dalam menjalankan fungsi pengawasan.
Namun, penguatan SDM saja dinilai tidak cukup menghadapi skala pekerjaan Bea Cukai yang semakin besar.
Baca Juga: KPK Periksa Dua Pegawai DJBC sebagai Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai
Suahasil mengatakan petugas tidak mungkin memeriksa seluruh kontainer impor satu per satu. Karena itu, teknologi dibutuhkan untuk membantu menentukan barang yang memiliki indikator risiko dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









