IHSG Dibuka Menguat, Ini Sentimen yang Bakal Pengaruhi Pasar

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pekan ini dengan penguatan. Namun, laju indeks masih akan menghadapi sejumlah sentimen global dan domestik yang berpotensi menentukan arah pasar sepanjang pekan.
IHSG dibuka di level 6.055,26 pada perdagangan Senin (5/10/2026), naik 18,27 poin atau 0,30% dari posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Penguatan sempat semakin tinggi sesaat setelah perdagangan dibuka. Dalam tiga menit pertama, IHSG tercatat bergerak di rentang 6.054 hingga 6.085.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000, Begini Proyeksi Nasib IHSG dan SBN Menurut Analisis Mirae Asset
Posisi tersebut melanjutkan tren positif yang terjadi pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Saat itu, IHSG ditutup menguat 27,38 poin atau 0,46% ke level 6.036.
Dari sisi aktivitas perdagangan, hingga awal sesi tercatat volume transaksi sebanyak 3,98 miliar saham. Nilai transaksi mencapai Rp 621 miliar dengan frekuensi perdagangan sebanyak 109.705 kali.
Penguatan IHSG pada awal pekan menjadi sinyal positif setelah pasar keuangan Indonesia menghadapi tekanan pada pekan sebelumnya. Namun, investor masih perlu mencermati apakah penguatan tersebut mampu bertahan hingga akhir pekan.
Pasalnya, sejumlah sentimen global masih berpotensi memberikan tekanan terhadap aset berisiko, terutama perkembangan ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran serta kondisi di Selat Hormuz.
Pergerakan harga minyak juga menjadi perhatian investor. Arah harga komoditas energi dapat mempengaruhi prospek inflasi sekaligus ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga global.
Baca Juga: IHSG Anjlok 1,51 Persen, Saham GOTO Jatuh ke Rp43 Usai Aturan Gocap
Selain minyak, pasar obligasi global juga masih menjadi perhatian setelah kenaikan imbal hasil surat utang di sejumlah negara meningkatkan tekanan terhadap aset berisiko.
Pasar keuangan Indonesia diharapkan lebih tenang sepanjang pekan ini setelah mengalami volatilitas pada pekan lalu. Rupiah dan IHSG mampu bangkit dari tekanan akhir pekan lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









