BEI Ungkap 7 Perusahaan Antre IPO, 4 di Antaranya Sektor Kesehatan

AKURAT.CO Sektor kesehatan menjadi kelompok yang paling banyak mengisi antrean penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dari tujuh perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline IPO, empat di antaranya berasal dari sektor kesehatan.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin mengatakan, hingga 2 Oktober 2026 terdapat tujuh perusahaan yang berada dalam pipeline pencatatan saham BEI.
Baca Juga: Apa Itu Bursa Efek Indonesia dan Fungsinya? Ini Penjelasan Lengkapnya
"Hingga saat ini, terdapat tujuh perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," kata Saidu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (5/10/2026).
Selain sektor kesehatan, pipeline IPO tersebut juga diisi oleh perusahaan dari sektor energi dan industri.
Rinciannya, empat perusahaan berasal dari sektor kesehatan, dua perusahaan dari sektor energi, dan satu perusahaan dari sektor industri.
Dari sisi skala aset, dua perusahaan yang berada dalam antrean IPO memiliki aset lebih dari Rp250 miliar. Kemudian, tiga perusahaan memiliki aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar, sedangkan dua perusahaan lainnya memiliki aset di bawah Rp50 miliar.
Klasifikasi tersebut mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017.
Dominasi perusahaan sektor kesehatan dalam pipeline menjadi salah satu gambaran komposisi calon emiten yang berpotensi masuk pasar modal dalam waktu mendatang. Sementara itu, BEI masih terus mendorong pertumbuhan jumlah perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia.
Baca Juga: Pramono Anung Optimis Bank Jakarta Melantai di Bursa Efek Tahun Depan
Sepanjang 2026 hingga 2 Oktober, BEI mencatat tujuh perusahaan telah melangsungkan IPO dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








