Misbakhun Sebut Reformasi Pasar Modal oleh OJK Sudah Berjalan di Jalur Yang Tepat

AKURAT.CO Reformasi struktural pasar modal Indonesia dinilai telah berjalan di jalur yang tepat dan semakin memperkuat fondasi pasar modal menjadi lebih transparan, berintegritas, serta mampu menjadi sumber pembiayaan jangka panjang bagi perekonomian nasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi di Jakarta mengatakan secara kuantitatif berbagai langkah reformasi saat ini sudah berada di jalur yang tepat, terutama dalam meningkatkan transparansi pasar modal.
“Kami bisa menyatakan pasar modal Indonesia mungkin saat ini menjadi salah satu pasar yang menghadirkan tingkat transparansi yang paling lengkap dan agresif dalam konteks kategori transparansi yang dituntut,” katanya.
Baca Juga: OJK Cabut Izin Usaha PT Porto Ventura Kapital
Hasan mengatakan penguatan integritas dan transparansi pasar modal juga mendapat pengakuan positif dari lembaga pemeringkat indeks global FTSE Russell yang pada 6 Oktober 2026 lalu telah mempertahankan Indonesia dalam kelompok secondary emerging market.
Menurut Hasan, salah satu pengakuan penting FTSE Russell adalah penilaian bahwa berbagai langkah reformasi yang dilakukan Indonesia merupakan “a step in the right direction” atau langkah yang berada di arah yang benar.
Namun demikian, Hasan menegaskan bahwa reformasi pasar modal tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kepentingan satu lembaga penyedia indeks global. “Reformasi ini bukan lagi bicara tentang MSCI, ini bicara tentang kita dan apa yang kita inginkan untuk masa depan pasar modal kita,” tegasnya.
Ia mengatakan, OJK akan tetap melanjutkan komitmen untuk meningkatkan integritas pasar modal meskipun berbagai persoalan terkait indeks global nantinya telah terselesaikan.
Menurutnya, reformasi struktural yang dilakukan OJK bersama SRO Pasar Modal diarahkan untuk memperkuat peran pasar modal sebagai sumber pembiayaan jangka panjang sekaligus menyediakan alternatif investasi yang semakin kredibel, khususnya bagi investor domestik.
“Peran yang besar ini kita harapkan menjadi peran yang bersifat jangka panjang dan mampu resilient atau tahan terhadap berbagai guncangan,” katanya.
Hasan juga mengatakan bahwa kondisi perdagangan pasar modal Indonesia pada tahun ini tetap berlangsung secara normal, wajar, dan teratur di tengah berbagai dinamika yang terjadi. “Pasar modal kita tetap menunjukkan kondisi perdagangan yang normal, wajar, dan teratur,” kata Hasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








