BEI Perkuat Uji Tuntas IPO dan Transparansi Saham Emiten

AKURAT.CO Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat tata kelola perusahaan dan transparansi emiten untuk menjaga kepercayaan 32,4 juta investor pasar modal.
Upaya ini dilakukan melalui peningkatan keterbukaan informasi, transparansi kepemilikan saham, hingga penguatan uji tuntas terhadap perusahaan yang akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, tata kelola perusahaan yang baik tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kewajiban regulasi. Menurutnya, prinsip tersebut perlu menjadi bagian dari strategi bisnis perusahaan untuk menjaga kepercayaan investor.
Baca Juga: Apa Itu Bursa Efek Indonesia dan Fungsinya? Ini Penjelasan Lengkapnya
"Di pasar modal, kepercayaan adalah modal utama. Investor menempatkan dananya pada perusahaan dengan mengandalkan informasi yang disampaikan oleh perusahaan kepada publik,” ujar Jeffrey dalam acara 17th IICD Corporate Governance Conference and Award 2026 di Main Hall BEI, Jakarta, Senin malam (12/10/2026)
Menurut Jeffrey, kepercayaan investor bergantung pada kualitas pengelolaan perusahaan, keandalan informasi yang disampaikan kepada publik, serta perlindungan terhadap hak-hak investor, khususnya pemegang saham publik.
Jeffrey menambahkan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik juga tercermin dari proses pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, keterbukaan informasi, dan pertanggungjawaban atas kinerja perusahaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










