Daftar 6 Tokoh Yang Akan Diberi Gelar Pahlawan Nasional, Salah Satunya KH Abdul Chalim Pengurus PBNU

AKURAT.CO Hari Pahlawan Nasional diperingati setiap tanggal 10 November.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan memberikan gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh yang telah memberikan kontribusi besar kepada negara dan bangsa sepanjang hidup mereka.
Hal ini didasarkan pada korespondensi yang dikirim oleh Kementerian Sekretariat Negara RI pada tanggal 3 November 2023 dengan nomor R 09/KSN/SM/GT.02.00/11/2023.
Dalam korespondensi tersebut disebutkan bahwa kandidat untuk gelar Pahlawan Nasional akan diberi penghargaan pada Hari Pahlawan 10 November 2023.
“Setiap Hari Pahlawan, kami menganugerahkan gelar pahlawan kepada para pejuang yang dulu ikut memperjuangkan kemerdekaan negara dan atau ikut mengisi kemerdekaan dengan pengabdian dan perjuangan yang luar biasa jasanya kepada negara,”Ujar Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Mahfud Md, Rabu (8/11/2023).
Menurutnya, syarat-syarat mmeperoleh gelar pahlawan nasional misalnya, sudah wafat, sudah berjuang, tidak pernah berkhianat, itu syarat umum. Tetapi, syarat umum atau syarat khusus ditetapkan sepenuhnya oleh Presiden.
6 Tokoh yang Akan Bergelar Pahlawan Nasional
1. Ida Dewa Agung Jambe dari Bali
2. Bataha Santiago dari Sulawesi Utara
3. M. Tabrani dari Jawa Timur
4. Ratu Kalinyamat dari Jawa Tengah
5. KH Abdul Chalim Leuwimunding dari Jawa Barat
6. KH Ahmad Hanafiah dari Lampung
Dewa Agung Jambe, atau Raja Klungkung Ke-2, adalah seorang pejuang yang mati pada 28 April 1908 saat berjuang melawan tentara Kolonial Belanda.
Sebagai satu-satunya raja di Kepulauan Sangihe, Bataha adalah satu-satunya yang menolak meneken kerja sama dagang dengan VOC Belanda.
Mohammad Tabrani Soerjowitjirto juga dikenal sebagai Bapak Bahasa Indonesia, memulai Kongres Pemuda I pada tahun 1926 dan bertanggung jawab atas pembentukan Sumpah Pemuda. Dia dikenal sebagai orang pertama yang menggunakan istilah "Bahasa Indonesia" ketika dia menulis artikel "Kasihan" di Koran Hindia Baroe pada 10 Januari 1926.
Satu-satunya wanita yang dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional tahun ini adalah Ratu Kalinyamat, yang bernama asli Retna Kencana. Dia adalah penguasa Jepara ketika mereka masuk Islam ke Pulau Jawa.
Selain itu, Ratu Kalinyamat juga membantu orang Hitu di Ambon melawan Portugis pada tahun 1565. Terakhir, dia kembali mengirim 300 kapal dan 15.000 prajurit untuk membantu Sultan Aceh dalam perang melawan Portugis di Malaka.
Pejuang lainnya, KH Abdul Chalim adalah tokoh NU yang termasuk dalam kepengurusan pertama PBNU. Dia terkenal ikut bergerilya bersama para pejuang lainnya saat perang 10 November 1945.
Terakhir, KH Ahmad Hanafiah yaitu seorang tokoh NU dan putra daerah Lampung yang dikenal sebagai pejuang yang memimpin perlawanan terhadap agresi militer Belanda di Lampung pada 1947.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







