Sejarah Pembangunan Masjidil Haram

AKURAT.CO Masjidil Haram merupakan masjid terbesar dan paling suci bagi umat Islam di seluruh dunia.
Setiap tahun, jutaan umat Muslim dari berbagai negara datang ke tempat ini untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah.
Karena itu, banyak umat Islam ingin mengetahui sejarah pembangunan Masjidil Haram serta perkembangan bangunan suci tersebut dari masa ke masa.
Baca Juga: RI Menang Bidding Kampung Haji di Makkah, Lokasi Hanya 500 Meter dari Masjidil Haram
Sejarah Awal Pembangunan Masjidil Haram
Masjidil Haram dibangun mengelilingi Ka'bah, bangunan suci yang diyakini pertama kali didirikan oleh Nabi Ibrahim AS bersama putranya, Nabi Ismail AS, atas perintah Allah SWT.
Sejak masa Nabi Ibrahim, kawasan di sekitar Ka'bah menjadi tempat ibadah bagi umat manusia.
Perkembangan Masjidil Haram dari Masa ke Masa
1. Masa Nabi Muhammad SAW
Pada masa Rasulullah SAW, Masjidil Haram menjadi pusat kegiatan ibadah umat Islam.
Setelah penaklukan Kota Makkah, kawasan ini semakin berkembang sebagai pusat keagamaan.
2. Masa Khulafaur Rasyidin
Pada masa pemerintahan para khalifah, dilakukan perluasan area Masjidil Haram untuk menampung jumlah jamaah yang terus meningkat.
3. Masa Dinasti Umayyah dan Abbasiyah
Berbagai renovasi dan perluasan dilakukan untuk meningkatkan fasilitas dan kenyamanan jamaah.
4. Masa Modern
Pemerintah Arab Saudi terus melakukan pengembangan dan perluasan Masjidil Haram guna menampung jutaan jamaah haji dan umrah setiap tahun.
Baca Juga: Masjidil Haram Selalu Sejuk Meski Cuaca Panas, Ternyata Ini Rahasianya
Fungsi Masjidil Haram bagi Umat Islam
1. Pusat Ibadah
Masjidil Haram menjadi tujuan utama pelaksanaan ibadah haji dan umrah.
2. Simbol Persatuan Umat Islam
Umat Islam dari berbagai negara berkumpul di tempat yang sama untuk beribadah.
3. Pusat Sejarah Islam
Masjidil Haram menyimpan banyak jejak sejarah penting dalam perkembangan Islam.
Memahami sejarah pembangunan Masjidil Haram membantu umat Islam mengenal salah satu tempat paling suci dalam Islam. Perkembangan Masjidil Haram dari masa ke masa menunjukkan pentingnya tempat ini sebagai pusat ibadah dan simbol persatuan umat Muslim di seluruh dunia.
Reiviena Bellia Agitha (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Link Live Streaming Argentina vs Austria Piala Dunia 2026: Nonton Gratis di TVRI!
- 2Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 3Relawan MBG Prihatin Operasional SPPG Dihentikan, Soroti Nasib Pekerja Dapur Gizi
- 4Prediksi Skor Turki vs Paraguay: Saatnya Crescent-Stars Bangkit atau La Albirroja Ciptakan Kejutan?
- 5Kalender Jawa 22 Juni 2026: Watak Weton Senin Kliwon, Sosok Bijaksana yang Sulit Ditebak
- 6Prediksi Skor Kanada vs Qatar 19 Juni 2026: Les Rouges Diunggulkan, Mampukah The Maroon One Curi Poin di Vancouver?
- 7Prediksi Skor Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
- 8Prediksi Skor Ceko vs Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Adu Ketajaman Schick dan Ketangguhan Bafana Bafana
- 9Singgung Kebocoran Kekayaan Negara, Presiden Prabowo: Saya Disumpah Jaga Rakyat, Bukan Bicara Manis
- 10Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya dalam Kasus Korupsi MBG






