Bagaimana Al-Qur’an Dikodifikasi pada Masa Utsman bin Affan
AKURAT.CO Kodifikasi Al-Qur’an merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Untuk memahami prosesnya, kita perlu mengetahui bagaimana Al-Qur’an dikodifikasi pada masa Utsman bin Affan sebagai khalifah ketiga.
Pada masa itu, wilayah Islam semakin luas dan umat Islam berasal dari berbagai latar belakang bahasa. Hal ini menyebabkan perbedaan dalam cara membaca Al-Qur’an, sehingga diperlukan penyatuan bacaan.
Latar Belakang Kodifikasi Al-Qur’an
Perbedaan cara membaca Al-Qur’an mulai menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya perpecahan di kalangan umat Islam. Hal ini terutama terlihat saat pasukan Islam dari berbagai daerah berkumpul.
Atas usulan para sahabat, Khalifah Utsman bin Affan memutuskan untuk menyusun mushaf Al-Qur’an yang seragam.
Proses Penyusunan Mushaf Utsmani
Utsman membentuk tim yang dipimpin oleh Zaid bin Tsabit untuk menyusun Al-Qur’an. Tim ini mengacu pada mushaf yang telah dikumpulkan sebelumnya pada masa Abu Bakar.
Proses penyusunan dilakukan dengan sangat teliti, yaitu dengan mencocokkan hafalan para sahabat dan catatan yang ada. Setelah selesai, disusunlah mushaf standar yang dikenal sebagai Mushaf Utsmani.
Penyebaran Mushaf ke Berbagai Wilayah
Setelah mushaf selesai disusun, Utsman mengirimkan salinan Al-Qur’an ke berbagai wilayah Islam, seperti Kufah, Basrah, dan Syam.
Selain itu, mushaf-mushaf lain yang memiliki perbedaan bacaan dikumpulkan dan diseragamkan untuk menjaga kesatuan umat.
Baca Juga: Mengenal Mushaf Braille
Tujuan Kodifikasi Al-Qur’an
Tujuan utama kodifikasi ini adalah menjaga keaslian Al-Qur’an dan mencegah perbedaan bacaan yang dapat menimbulkan konflik.
Dengan adanya mushaf yang seragam, umat Islam memiliki pedoman yang sama dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.
Memahami bagaimana Al-Qur’an dikodifikasi pada masa Utsman bin Affan membantu kita melihat upaya para sahabat dalam menjaga keaslian kitab suci umat Islam. Kodifikasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga persatuan umat dan kemurnian Al-Qur’an.
Arika Yafi Fawazzain (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026
- 1020 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!







