Besok Senin, Anak Ogah Sekolah? Jangan Langsung Dimarahi, Coba 5 Cara Ini

AKURAT.CO Memasuki masa remaja, anak mengalami berbagai perubahan dalam emosi, pola pikir, hingga kebutuhan untuk lebih mandiri.
Perubahan tersebut terkadang berdampak pada semangat belajar dan keinginan untuk berangkat sekolah.
Anak yang mulai enggan bersekolah tidak selalu berarti kehilangan kepedulian terhadap pendidikan.
Sikap tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah lain, seperti kesulitan mengikuti pelajaran, konflik dengan teman, tekanan sosial, hingga persoalan emosional.
Karena itu, orang tua sebaiknya tidak terburu-buru memarahi atau memberi label malas. Memahami penyebabnya menjadi langkah awal untuk membantu anak kembali menjalani rutinitas sekolah.
Berikut lima cara yang dapat dilakukan orang tua.
1. Cari Tahu Penyebab Anak Enggan Sekolah
Setiap perubahan perilaku biasanya memiliki alasan. Anak mungkin mengalami kesulitan memahami pelajaran, merasa tertinggal, atau kehilangan kepercayaan diri di sekolah.
Masalah dengan teman, tekanan dari lingkungan pergaulan, hingga perundungan juga dapat membuat anak tidak nyaman berada di sekolah.
Perhatikan pula perubahan lain, seperti anak menjadi lebih mudah marah, menarik diri, kehilangan minat terhadap kegiatan yang sebelumnya disukai, atau mengalami perubahan pola tidur.
2. Ajak Bicara Tanpa Menghakimi
Orang tua perlu menciptakan ruang yang aman agar anak mau bercerita. Pilih waktu ketika anak sedang tenang dan ajak berbicara tanpa mengawali percakapan dengan kemarahan atau tuduhan.
Gunakan pertanyaan terbuka dan dengarkan jawabannya. Hindari membandingkan anak dengan saudara atau teman karena dapat membuat mereka semakin tertekan.
Tujuan utama percakapan bukan sekadar membuat anak kembali bersekolah, tetapi memahami masalah yang sedang dihadapinya.
3. Bangun Kembali Motivasi Secara Bertahap
Setelah mengetahui penyebabnya, bantu anak menentukan langkah yang realistis.
Orang tua dapat mengajak anak membicarakan tujuan yang ingin dicapai dan menghubungkannya dengan kegiatan belajar di sekolah.
Berikan apresiasi terhadap usaha dan kemajuan, bukan hanya hasil akhir. Keberhasilan kecil yang dihargai dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anak.
Jika anak mengalami kesulitan belajar, orang tua juga dapat membantu menemukan metode belajar yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.
Baca Juga: 6 Cara Sederhana Menjaga Gigi Tetap Cerah, Jangan Asal Pakai Bahan Alami
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



