Pangkas Biaya Logistik, Pemerintah Kebut Implementasi NLE

AKURAT.CO - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melaporkan, saat ini pemerintah sedang mempercepat implementasi Program National Logistics Ecosystem (NLE) untuk menjawab tantangan arus logistik nasional.
Direktur Jenderal Bea Cukai, Askolani mengatakan, NLE telah menyediakan layanan dari hulu ke hilir dalam proses alur logistik barang ke luar negeri serta pergerakan barang dalam negeri.
“Manfaat yang melalui implementasi NLE seperti penerapan single submission (pabean-karantina, pengangkut, dan perizinan), single billing, fasilitasi payment channel, alat kontrol kepatuhan dan implementasinya, mendorong standarisasi layanan, dan memudahkan proses bisnis importir, eksportir, dan pelaku logistik lainnya,” kata Askolani dikutip Senin (28/8/2023).
Baca Juga: Sudah Digitalkan 14 Pelabuhan, NLE Bea Cukai Akan Diperluas Ke 32 Pelabuhan Lagi
Selain itu, Aslokani menyampaikan bahwa NLE disusun menjadi 4 pilar dan menunjukkan beberapa progress capaian yang positif. Pada pilar I atau simplikasi proses mencatatkan tren utilitas yang meningkat pada single submission (SSm) pengangkut, SSm QC, SSm perizinan, dan manifes domestik.
Pada pilar II atau kolaborasu platform logistik, secara ke sisteman sudah terbangun dan saat ini sedang dalam proses pengembangan oleh Lembaga National Single Window (LNSW). Selanjutnya pada pilar III atau kemudahan pembayaran telah berjalan skema single billing yang telah piloting 12 pelabuhan di Indonesia.
“Terakhir, pilar IV atau tata ruang yang terkait rencana penerapan kebijakan zonasi dan rencana sinkronisasi jalur kereta api peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok,” ucap Aslokani.
Selain itu, Aslokani menegaskan bahwa NLE merupakan tanggung jawab seluruh pihak dan entitas logistik.
“Besar harapan dari implementasi NLE tidak hanya berfokus pada output, tetapi juga menghasilkan outcome yang positif bagi masyarakat,” ungkap Aslokani.
Oleh karena itu, Aslokani berharap kepada seluruh Kementerian/Lembaga untuk dapat berinovasi dan saling berkoordinasi untuk menghasilkan strategis besar NLE yang akan dijalankan di tahun 2024.
Sebagai tambahan, NLE sendiri merupakan ekosistem logistik yang menyelaraskan arus lalu lintas barang (flow of goods) dan dokumen internasional (flow of document) sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










