Kepala Bappenas Sebut Sektor Logistik Berperan Strategis dalam Pertumbuhan Ekonomi RI ke Depan
Hefriday | 23 Februari 2025, 21:19 WIB

AKURAT.CO Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional sekaligus Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa logistik adalah bagian penting dari strategi besar pembangunan ekonomi nasional.
Rachmat menyampaikan bahwa sektor logistik memiliki peran krusial dalam mendistribusikan barang, uang, dan berbagai layanan lainnya ke seluruh pelosok negeri.
“Logistik bukan sekadar layanan distribusi barang dan uang, tetapi juga bagian dari strategi besar dalam pembangunan ekonomi,” ujar Rachmat Pambudy dalam keterangannya, Minggu (23/2/2025)
Pernyataan ini menggambarkan betapa pentingnya sektor logistik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh.
PT Pos Indonesia, sebagai salah satu perusahaan logistik tertua di Indonesia, memiliki jaringan yang luas dan telah lama menjadi ujung tombak distribusi di berbagai wilayah. Meskipun demikian, perusahaan masih menghadapi tantangan signifikan, terutama dalam penyediaan layanan di luar Pulau Jawa.
Data tahun 2023 menunjukkan bahwa PT Pos Indonesia dan mitranya baru mampu mencakup 69,5% kecamatan di Indonesia. Hal ini berarti ada sekitar 2.221 kecamatan yang belum terlayani, menandakan perlunya upaya lebih intensif untuk menjangkau seluruh wilayah.
Dengan semakin berkembangnya konektivitas digital, Menteri PPN berharap PT Pos Indonesia dapat mengoptimalkan layanan logistiknya.
“Perkembangan teknologi dan konektivitas digital hari ini memungkinkan bisnis untuk melakukan pengiriman yang lebih cepat, terintegrasi, dan transparan,” tambah Rachmat Pambudy, menekankan pentingnya inovasi dalam sistem distribusi.
Transformasi logistik juga dianggap sebagai kunci untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan ekspansi e-commerce di tanah air.
Perusahaan logistik yang adaptif terhadap kemajuan teknologi diyakini dapat memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan efisiensi dan kecepatan distribusi barang.
Dalam konteks pertumbuhan e-commerce, Rachmat menyoroti pentingnya adaptasi industri pos dan logistik.
“Industri pos dan logistik harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Tanpa penyelenggara pos dan kurir yang kuat, e-commerce dan sektor industri tidak akan tumbuh maksimal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Menteri PPN menggarisbawahi perlunya sinergi antara kementerian dan PT Pos Indonesia. Kolaborasi yang erat diharapkan dapat mendorong pencapaian sasaran pembangunan nasional, termasuk target pertumbuhan ekonomi sebesar 8%.
Rachmat Pambudy juga menekankan bahwa inovasi dalam layanan logistik harus mampu memberikan manfaat nyata bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendorong transformasi industri logistik sebagai bagian integral dari kebijakan nasional.
“Kami berharap PT Pos Indonesia tidak hanya menjadi pelaku industri logistik, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan nasional,” tukas Rachmat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








