Ini Alasan Pemerintah Tetap Impor Beras di Tengah Panen Raya

AKURAT.CO Meski Indonesia sedang mengalami panen raya di berbagai wilayahnya, pemerintah tetap memutuskan untuk terus melakukan impor beras.
Keputusan ini diambil dengan tujuan untuk membantu menurunkan harga beras di dalam negeri yang cenderung naik.
Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, kebijakan tersebut diambil dalam rangka pengendalian inflasi pangan nasional. Pada bulan April 2024, terjadi penurunan angka inflasi menjadi sebesar 3%.
Baca Juga: Jokowi: Realisasi Impor Beras di Bawah 5 Persen Kebutuhan Nasional
"Inflasi kita 3 persen turun dari bulan lalu ini disumbang oleh volatile food yang cuman 9,36 persen dibandingkan bulan lalu 10,33 persen. Nah, penyumbangnya antara lain beras yang deflasi sebesar 2,72 persen," kata Aida dalam konferensi pers pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Mei 2024 di Gedung Thamrin Bank Indonesia pada Rabu, (22/5/2024).
Meskipun saat ini sedang berlangsung panen raya, pemerintah tetap berpegang pada kebijakan impor beras. Hal ini dikarenakan adanya dampak buruk dari fenomena El Nino yang menyebabkan penurunan produksi beras di dalam negeri.
"Dengan ini semua dan dengan program pemerintah yang terus berlangsung seperti SPHP dan juga program bantuan pangan ini mudah-mudahan inflasi beras akan terus terjaga," tambah Aida.
Berhasilnya kebijakan impor beras ini tercermin dari peningkatan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini berada di kisaran 1,4-1,5 juta ton. Melalui langkah ini, pemerintah berharap dapat menyediakan bantuan beras kepada masyarakat yang membutuhkan dalam upaya menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







