Pemerintah Terus Aktif Penuhi Layanan Kebutuhan Dasar Penyediaan Air Bersih
Demi Ermansyah | 18 Juli 2024, 15:30 WIB

AKURAT.CO Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Ubaidi S Hamidi menyampaikan meski APBN saat ini memiliki keterbatasan tidaklah menghalangi realisasi komitmen pemerintah untuk mendukung pembangunan infrastruktur air minum di Indonesia.
"Pemerintah secara aktif terus berupaya memenuhi layanan kebutuhan dasar penyediaan air bersih termasuk air minum," ucapnya saat memberikan keynote speech di Semarang, Kamis (18/7/2024).
Tentunya, tambah Ubaidi, hal tersebut sejalan dengan arahan Presiden Jokowi dalam acara World Water Forum ke-10. Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan luas perairan yang mencapai 65%.
Pemerintah juga menetapkan 4 inisiatif yakni penetapan world lake day, pendirian center of excellence di Asia Pasifik, tata kelola air berkelanjutan di negara pulau kecil, serta penggalangan proyek-proyek air dan sanitasi.
"Oleh karena itu mengacu kepada data dan informasi World Water Forum ke-10, perkembangan investasi pada pipa air minum baru sekitar 20,6 persen hunian sekaligus meningkatkan investasinya menjadi 30% hunian, dana yang harus dikeluarkan mencapai Rp123 triliun, namun APBN baru bisa mengakomodir 63% dari kebutuhan pendanaan infrastruktur air," ucapnya kembali.
Maka dari itu, lanjutnya, inovasi investasi dari berbagai sumber pendanaan, harus
didorong sebagai sumber modal alternatif.
Sebelumnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani menegaskan bahwa Indonesia mendorong adanya Global Water Fund atau platform pembiayaan air dunia. Kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dibutuhkan untuk mewujudkan ketahanan air dan sanitasi yang layak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









