AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu, secara resmi melantik Yuliot Tanjung sebagai Wakil Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Di mana pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 45/M Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.
"Mengangkat Saudara Yuliot sebagai Wakil Menteri Keuangan sisa masa jabatan periode 2019-2024," bunyi Keppres tersebut.
Lalu apa kira-kira tugas Yuliot sebagai Wakil Menteri Investasi? Pasca pelantikan tersebur, Yuliot membeberkan bahwa ada beberapa tugas yang akan diemban oleh dirinya. Secara garis besar, ia akan mengawal berbagai kebijakan investasi serta mengkoordinasikan berbagai kebijakan dengan kementerian dan lembaga terkait.
"Tentu nanti bagaimana kontribusi investasi terhadap pertumbuhan, baik pada masa transisi tahun 2024 kami juga mengantarkan kelancaran investasi untuk pemerintahan baru nanti," ujarnya.
Tugas terpenting, Yuliot akan bertugas untuk menggenjot investasi di IKN. Pasalnya, sudah ada 400 Letter of Intent (LoI) yang perlu ditangani. ""IKN jadi prioritas. Kalau IKN kan kita melihat infrastruktur untuk kawasan inti pemerintahan itu kan sudah disiapkan oleh pemerintah," ucap Yuliot sesaat setelah dilantik.
Tugas Yuliot selanjutnya adalah membangun klaster-klaster IKN lainnya yang tentunya membutuhkan banyak investor. Presiden Jokowi ingin ada peningkatan investasi signifikan di luar kluster kawasan inti pemerintahan IKN, semisal kawasan ekonomi dan financial center.
Kemudian, Yuliot juga ditugaskan untuk memastikan agar target-target investasi dapat tercapai hingga akhir pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Asal tahu, target investasi tahun 2024 ini mencapai Rp1.650 triliun, naik signifikan dari tahun lalu sebesar Rp1.400 triliun.
Terakhir, Yuliot juga ditugaskan memastikan program hilirisasi juga tetap dilanjutkan di pemerintahan mendatang.
Tambahan informasi, pelantikan Yuliot Tanjung dihadiri oleh Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Juga hadir Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









