Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Thailand Bakal Keluarkan Surat Utang Lebih Banyak

AKURAT.CO Pemerintah Thailand baru-baru ini kembali merencanakan penerbitan lebih banyak surat utang di tahun depan. Dimana Thailand akan meningkatkan jumlah pinjaman sekitar 8%, dengan total sebesar THB2,6 triliun atau sekitar USD 78,2 miliar untuk tahun fiskal 2025 yang akan dimulai pada 1 Oktober mendatang,
Menurut beberapa sumber pasar dan presentasi pemerintah yang dirangkum oleh Reuters, dari total pinjaman itu, sekitar THB1,06 triliun berupa pinjaman baru dan THB1,53 triliun untuk perpanjangan pinjaman lama.
Pemerintah rencananya akan menjual sekitar THB1,25 triliun dalam bentuk obligasi pemerintah dan 520 miliar baht surat perbendaharaan di tahun fiskal 2025, yang akan mendanai lebih dari dua pertiga target pinjaman.
Baca Juga: Thailand Dibayangi Krisis Ekonomi
Saat ditanya soal angka utang, Penasihat Utang Publik di Kementerian Keuangan, Jindarat Viriyataveekul menegaskan bahwasanya hal ini sedang direncanakan. Bahkan Komite Kebijakan dan Pengawasan Utang Publik disebutkan akan mengadakan rapat membahas rencana utang tersebut.
Sumber juga bilang, pemerintah berencana menjual antara THB303 miliar hingga THB322 miliar, termasuk obligasi 15 tahun terkait keberlanjutan, pada kuartal Oktober-Desember. Pinjaman ini akan dibiayai lewat THB120 miliar obligasi tabungan, THB140 miliar obligasi pengalihan, dan THB556 miliar dari surat promes dan pinjaman berjangka.
Peningkatan pinjaman ini dipicu oleh defisit anggaran yang lebih besar di tahun fiskal 2025, demi mendukung berbagai kebijakan pemerintah, termasuk skema dompet digital. Anggaran tahun 2025 memperkirakan pengeluaran THB3,75 triliun, dengan defisit meningkat 7,5% menjadi sekitar THB8,66 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








