AKURAT.CO Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Royke Tumilaar, menyatakan keyakinannya bahwa ekonomi Indonesia memiliki fundamental yang kuat, dengan stabilitas politik yang terjaga.
Di mana dalam sambutannya di acara BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta, Selasa (8/10/2024), Royke menyoroti pentingnya bersyukur atas kondisi ekonomi yang stabil saat ini. "Kita patut bersyukur bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat, ditopang oleh stabilitas politik yang baik," ungkap Royke.
Tak hanya itu dirinya juga menambahkan bahwa ekonomi Indonesia masih mencatat pertumbuhan yang baik di antara negara-negara G20, dengan rasio utang yang terkendali. "Rasio utang Indonesia saat ini berada pada angka 38,49 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di bawah batas 60 persen yang diatur dalam Undang-Undang Keuangan Negara," paparnya.
Selain itu, Royke juga menilai bahwa stabilitas ekonomi makro tetap terjaga, didukung oleh koordinasi kebijakan moneter yang baik. Meski demikian, ia mengakui bahwa fundamental ekonomi yang kuat ini masih belum cukup untuk menjamin tercapainya cita-cita Indonesia Emas 2045. Ada sejumlah tantangan jangka menengah yang perlu diatasi untuk memperkuat ekonomi Indonesia.
Menurut Royke, beberapa tantangan tersebut meliputi penciptaan nilai tambah di sektor ekonomi berbasis kolektif, reformasi pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan industri manufaktur, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, lanjutnya, BNI akan terus berkomitmen untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi positif di tahun ini guna mendukung upaya pemerintah mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.
Senada dengan Royke, Presiden Jokowi juga mengapresiasi proses transisi yang berjalan lancar menuju pelantikan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Di mana Jokowi menekankan pentingnya transisi yang baik dalam menjaga stabilitas politik dan ekonomi, serta optimisme masyarakat.
Jokowi juga mencatat bahwa persiapan menuju pelantikan berlangsung mulus dengan rencana kerja dan program yang telah disusun dengan matang. "Saat ini Pak Prabowo Subianto juga rutin berkomunikasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk mempersiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










