AKURAT.CO Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menyelenggarakan Final Nasional Cerdas Cermat APBN 2024, yang menjadi puncak rangkaian Olimpiade APBN.
Acara ini tidak hanya menjadi wadah bagi siswa/siswi SMA/MA dari seluruh Indonesia untuk memperdalam pemahaman mereka tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga menjadi bukti bahwa generasi muda semakin tertarik pada isu-isu penganggaran negara.
Sejak dimulai pada 2018, partisipasi dalam kegiatan ini terus meningkat, memperlihatkan tren positif terkait kesadaran generasi muda terhadap pentingnya APBN. Pada tahun ini, 13.797 siswa dari 4.599 tim mengikuti seleksi Cerdas Cermat APBN 2024, sebuah lonjakan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Genjot Literasi Masyarakat Soal APBN, Kemenkeu Kembali Gelar Program Mengajar
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, yang turut hadir dalam acara puncak di Gedung Dhanapala, Jakarta, mengungkapkan rasa bangganya terhadap antusiasme yang luar biasa ini. "Anak-anak ini telah meluangkan waktu untuk mempelajari APBN, sebuah instrumen yang memengaruhi kehidupan Republik Indonesia. Ini adalah prestasi yang membanggakan," ujar Sri Mulyani, Selasa (8/10/2024).
Dalam kompetisi ini, empat tim terbaik yang lolos dari seleksi ketat bersaing di babak final. MAN Insan Cendekia Kota Batam dari Kepulauan Riau berhasil menjadi juara pertama, disusul oleh SMAN 1 Rembang Purbalingga dari Jawa Tengah di posisi kedua. Peringkat ketiga diraih oleh SMAN 1 Tabanan dari Bali, dan MAN Insan Cendekia Gorontalo menempati posisi keempat.
Selain Cerdas Cermat, Kemenkeu juga mengumumkan pemenang Kompetisi Video Mengajar APBN untuk para guru SMP dan SMA. Kompetisi ini merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman guru dan siswa mengenai pengelolaan anggaran negara.
Dalam kategori guru SMA, Lia Wulandari dari SMK Citra Negara, Jawa Barat, dinobatkan sebagai pemenang pertama. Sementara itu, Wien Aufa dari MTsN 6 Aceh Tengah menjadi juara dalam kategori guru SMP.
Sri Mulyani menekankan pentingnya peran guru dalam menyebarkan pengetahuan tentang APBN kepada siswa. Ia sangat mengapresiasi kreativitas para guru dalam menyampaikan materi APBN melalui media video. "Para guru pun tertular ‘Demam APBN’, dan itu sangat menyenangkan buat saya," ucapnya.
Acara ini mencerminkan komitmen Kementerian Keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan dan penganggaran di kalangan generasi muda dan tenaga pendidik.
Dengan meningkatnya partisipasi dari tahun ke tahun, kegiatan seperti Cerdas Cermat APBN diharapkan terus memperluas wawasan generasi muda tentang pengelolaan anggaran negara, sekaligus mempersiapkan mereka untuk menjadi warga negara yang lebih peduli dan bertanggung jawab dalam memahami keuangan negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









