AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada sesi terakhir perdagangan hari ini, Rabu (9/10/2024), terkoreksi sebesar 55,85 poin atau 0,74% ke level 7.501,28. Penutupan ini mencerminkan kondisi pasar yang cenderung bearish di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dari total perdagangan, tercatat 237 saham menguat, sementara 334 saham mengalami penurunan dan 228 saham stagnan. Total transaksi perdagangan mencapai Rp12,7 triliun dengan volume mencapai 34,5 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 melemah 0,66 persen menjadi 933,091, sedangkan indeks JII, IDX30, dan MNC36 juga menunjukkan tren penurunan masing-masing sebesar 0,73% (519,542), 0,61% (481,025), dan 0,62% (366,669).
Baca Juga: IHSG Ditutup di Zona Hijau Tembus 7.557, Sektor Keuangan Paling Gacor
Sebagian besar sektor mengalami penurunan, termasuk:
- Energi: -0,63%
- Barang Baku: -0,66%
- Industri: -0,53%
- Konsumer Non Siklikal: -0,37%
- Konsumer Siklikal: -0,31%
- Finansial: -0,52%
- Properti: -0,7%
- Teknologi: -0,72%
- Transportasi: -0,53%
Dengan kondisi ini, pasar menunjukkan ketidakstabilan, yang kemungkinan disebabkan oleh sentimen negatif investor terhadap perkembangan ekonomi domestik dan global.
Meski sebagian besar sektor berada di zona merah, terdapat dua sektor yang berhasil mencatatkan penguatan. Sektor Kesehatan mencatatkan kenaikan sebesar 0,13%, sedangkan sektor Infrastruktur naik 0,17%.
Dalam daftar saham yang mencatatkan performa terbaik, beberapa saham menunjukkan pertumbuhan signifikan, termasuk PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) yang naik 26,50% menjadi Rp148, PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) yang naik 18,18% menjadi Rp195 dan PT Primadaya Plastisindo Tbk (PDPP) yang naik 16,39% menjadi Rp710.
Namun, di sisi lain, ada beberapa saham yang mengalami penurunan tajam, termasuk PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) yang turun 9,82% menjadi Rp202, PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) yang turun 9,68% menjadi Rp112 dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) yang turun 6,14% menjadi Rp535.
Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan hari ini antara lain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), yang menunjukkan minat investor yang masih tinggi terhadap sektor perbankan.
nvestor diharapkan tetap waspada terhadap dinamika yang ada dan mempertimbangkan strategi investasi yang lebih prudent untuk menghadapai ketidakpastian di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









