Pemerintah Upayakan Fasilitas Bebas Bea Masuk (GSP) dari AS
Demi Ermansyah | 30 November 2024, 18:27 WIB

AKURAT.CO Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan mendorong untuk memperoleh fasilitas Generalized System of Preference/GSP (bebas tarif bea masuk) dari Amerika Serikat (AS).
“Kita sih akan dorong (untuk memperoleh fasilitas GSP) karena kita statusnya sebagai country strategic partner, dan sekarang kan kita sudah menandatangani empat pilar dari Indo-Pacific Economic Framework,” ucapnya dalam doorstop pasca Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 di Gedung BI, Jakarta, dikutip Sabtu (30/11/2024).
GSP merupakan fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk yang diberikan secara unilateral oleh pemerintah Amerika ke negara-negara berkembang di dunia sejak tahun 1974.
Untuk saat ini, Pemerintah Indonesia disebut akan mengantisipasi potensi rencana tarif tinggi impor AS pasca Donald Trump terpilih sebagai Presiden AS periode kedua, mengingat saat ini Indonesia sudah terkena tarif dari AS.
Pada periode pertama Trump sebagai Presiden AS, lanjutnya, Indonesia sempat berdiskusi terkait fasilitas GSP, tetapi akhirnya tidak diputuskan naik ke Senat AS untuk disepakati, sehingga sampai sekarang produk Indonesia ke AS kena tarif.
“(Saat ini), Indonesia menjadi berproses di dalam OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development). Jadi, tentu kita berharap positioning Indonesia akan lebih baik,” ungkap Airlangga.
Di sisi lain, pemerintah turut mengharapkan investasi dari China menimbang rantai pasok (supply chain) global membutuhkan mineral kritis dari Indonesia.
“Jadi, tinggal kita bagaimana me-manage itu. Kemarin, dalam (kunjungan ke) Amerika juga dibahas mengenai marketing daripada critical mineral (mineral kritis) yang akan dikerjasamakan dengan berbagai negara. Tetapi, yang paling penting mungkin kita melihat saja bagaimana negosiasi Amerika dengan Meksiko dan Kanada, evaluasi daripada NAFTA (North American Free Trade Area). Jadi, kita lihat aja di situ menjadi benchmark untuk kerjasama kita di depan,” kata dia.
Di Meksiko, Amerika sedang mengejar industri otomotif karena banyak komponen dan investasi China yang masuk ke Meksiko. Hal itu dinilai oleh AS dapat mengganggu industri otomotif Amerika. Dalam laporan lain, Trump dinyatakan telah mengancam akan mengenakan tarif 200% untuk semua mobil yang dibuat di Meksiko.
Untuk diketahui, sekitar 20% dari semua kendaraan baru yang dijual di AS setiap tahun diproduksi di Meksiko. Merek-merek ternama seperti Ford, General Motors, dan Stellantis (perusahaan induk dari 15 merek mobil, termasuk Chrysler, Dodge, dan Ram), semuanya memiliki pabrik di negara tersebut.
“Kalau Indonesia kan kita tidak bersaing di industri otomotif. Kita berkepentingan terhadap supply chain, terhadap supply chain tentu kita melihat di level yang mana. Jadi, kalau di level daripada precursor, kemudian battery cell, saya lebih confident di arah sana,” ujar Menko Bidang Perekonomian.
Sebagai informasi, satu pilar IPEF ialah Supply Chain (Rantai Pasok). Negara-negara mitra IPEF telah setuju melakukan Supply Chain Agreement akan dioperasionalkan sebagai wadah membangun rantai pasok global yang tangguh, membangun iklim jual-beli kompetitif, serta mempersiapkan atau mencegah disrupsi terhadap rantai pasok global.
Supply Chain Agreement turut bakal dimanfaatkan sebagai wadah mendorong hak-hak pekerja yang sesuai standar Organisasi Buruh Internasional (ILO).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








