AKURAT.CO Ketegangan ekonomi antara Amerika Serikat dan China kembali memanas.
Dalam pertemuan Dewan Penasihat Dana Moneter Internasional (IMF) pekan ini, Gubernur People's Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng, menyuarakan keprihatinan mendalam atas kebijakan tarif AS yang dinilai diskriminatif dan destruktif.
“Penyalahgunaan tarif baru-baru ini oleh AS sangat melanggar hak dan kepentingan sah negara-negara lain,” tegas Pan dikutip dari laman CGTN, Sabtu (26/4/2025).
Ia menambahkan, tindakan sepihak semacam itu mencederai sistem ekonomi global yang berbasis aturan. Selain itu, kebijakan tersebut memberikan pukulan serius terhadap stabilitas perdagangan internasional, serta memperlambat pemulihan ekonomi global pasca pandemi.
Pernyataan ini muncul seiring dengan kebijakan perdagangan agresif dari pemerintah AS, terutama terhadap barang-barang impor dari China.
Presiden Donald Trump sebelumnya menerapkan tarif tambahan terhadap berbagai produk Tiongkok, termasuk semikonduktor dan barang elektronik, dalam upaya melindungi industri domestik AS.
Menurut Pan, tindakan tersebut tidak hanya menghambat pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang, tetapi juga membahayakan kredibilitas kerangka kerja multilateral seperti WTO.
“Kami menyerukan agar setiap negara kembali ke prinsip perdagangan adil, terbuka, dan saling menguntungkan,” tambahnya.
China, menurut Pan, akan terus menjaga stabilitas mata uang yuan serta memperkuat kerja sama internasional untuk memastikan tatanan ekonomi global tetap inklusif dan berkelanjutan.
Sikap tegas ini juga menjadi bagian dari strategi China dalam menjaga kepercayaan investor global di tengah tensi geopolitik yang meningkat. PBoC disebut siap mengadopsi kebijakan baru jika risiko global semakin dalam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









