Impor Mesin dan Kendaraan Naik, Ketergantungan Teknologi Asing Menguat

AKURAT.CO Lonjakan impor barang-barang teknologi seperti mesin dan kendaraan bermotor kembali menunjukkan ketergantungan Indonesia terhadap pasokan teknologi dari luar negeri.
Dalam laporan terbarunya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa sepanjang Januari-Mei 2025, mesin/peralatan mekanis dan perlengkapan elektrik menjadi penyumbang utama impor nasional.
Komoditas mesin atau peralatan mekanis menyumbang USD13,82 miliar, diikuti oleh mesin atau perlengkapan elektrik sebesar USD12,18 miliar. Impor kendaraan dan bagiannya juga cukup besar, yakni mencapai USD4,31 miliar.
Baca Juga: Beda Garis Kemiskinan RI Versi BPS dan Bank Dunia, Mana Yang Benar?
Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menyampaikan bahwa angka tersebut menjadi cerminan dari kebutuhan industri nasional terhadap teknologi dan peralatan produksi yang belum dapat dipenuhi oleh manufaktur domestik.
“Mesin dan perlengkapan elektrik masih menjadi andalan industri, terutama yang terkait dengan otomasi dan manufaktur berbasis teknologi tinggi,” kata Pudji dalam pemaparan data, Selasa (1/7/2025).
BPS mencatat, impor terbesar masih berasal dari China dengan nilai USD33,12 miliar, disusul Jepang (USD6,31 miliar) dan Singapura (USD3,89 miliar). Ketiganya dikenal sebagai eksportir utama produk teknologi tinggi dan kendaraan bermotor.
Baca Juga: BPS: Curah Hujan Tinggi Ancam Produktivitas Petani
Secara keseluruhan, total impor Indonesia selama Januari-Mei 2025 mencapai USD96,60 miliar atau naik 5,45% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, USD82,96 miliar merupakan impor nonmigas yang tumbuh 7,92%, sedangkan impor migas justru menurun 7,44% menjadi USD13,64 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








