Dorong Ekonomi 2026, BI Genjot Digitalisasi dan Reformasi Struktural

AKURAT.CO Bank Indonesia menyusun strategi komprehensif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026.
Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam rapat kerja (raker) bersama komisi XI DPR RI pada Kamis (3/7/2025) malam, menyebut ada empat pilar utama yang tengah ditempuh bank sentral guna mendorong ekonomi tetap tumbuh di tengah ketidakpastian global.
Pertama, memperkuat ekspor melalui diplomasi perdagangan dan kerja sama strategis, termasuk perundingan tarif dengan Amerika Serikat dan perluasan pasar ekspor ke ASEAN, China, dan India.
Baca Juga: Inflasi Stabil di Juni 2025, BI Optimistis Ekonomi Makin Tangguh Hadapi Global Shock
Kedua, mengakselerasi reformasi struktural seperti perbaikan iklim usaha, hilirisasi sektor sumber daya alam, serta peningkatan riset dan inovasi pendidikan.
Ketiga, mendorong konsumsi dan investasi domestik lewat stimulus kebijakan fiskal, belanja modal, program makan bergizi gratis (MBG), serta penguatan Koperasi Merah Putih.
Keempat, mengembangkan digitalisasi ekonomi dan sistem pembayaran untuk meningkatkan efisiensi dan inklusi keuangan.
“Digitalisasi menjadi enabler pertumbuhan. Kami perluas QRIS, tambah insentif likuiditas, dan perkuat sistem pembayaran nasional,” ujar Perry.
Baca Juga: BI Perkuat Koordinasi Jaga Stabilitas di Tengah Dinamika Modal Asing
Langkah tersebut dijalankan bersamaan dengan pembelian surat berharga negara (SBN) hingga Rp130 triliun dan penambahan insentif likuiditas sebesar Rp80 triliun, sebagai bentuk dukungan konkret BI terhadap upaya pemerintah menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan.
Dengan strategi ini, BI berharap perekonomian Indonesia bisa mencatatkan pertumbuhan yang kredibel dan inklusif, mengarah ke kisaran 5,1–5,2% pada 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









