AKURAT.CO Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent menyarankan Gubernur Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, untuk mundur sepenuhnya dari dewan bank sentral setelah masa jabatannya sebagai gubernur berakhir pada Mei 2026.
Langkah tersebut dinilai penting demi menjaga kejelasan arah kebijakan moneter dan stabilitas pasar keuangan global.
“Secara tradisional, Gubernur The Fed juga mengundurkan diri sebagai anggota dewan. Jika tidak, pasar bisa bingung dengan peran ‘bayangan’ yang dijalankan,” kata Bessent dalam wawancara dengan Bloomberg Television, Selasa (15/7/2025).
Baca Juga: Dampak Tarif Masih Dikaji, The Fed Pertimbangkan Langkah Hati-hati
Saat ini, Powell masih memiliki masa jabatan sebagai anggota dewan hingga Januari 2028. Jika tetap menjabat setelah tidak lagi menjadi gubernur, ia berpotensi ikut serta dalam proses pengambilan keputusan, meski tidak lagi memimpin.
Ketidakpastian ini menimbulkan spekulasi di pasar, terutama menjelang pencalonan kandidat Gubernur The Fed baru oleh Presiden Donald Trump.
Bessent menilai, kehadiran Powell dalam dewan dapat membayangi calon baru dan menciptakan ambiguitas arah kebijakan moneter AS.
“Saya pikir akan sangat membingungkan jika mantan gubernur tetap memiliki pengaruh langsung dalam keputusan kebijakan,” ujarnya.
Baca Juga: The Fed Beri Sinyal Dua Kali Pemangkasan Suku Bunga, Tarif Jadi Variabel Kunci
Bessent menegaskan bahwa proses penentuan kandidat Gubernur The Fed berikutnya sedang berjalan. Ia menyebutkan bahwa banyak kandidat potensial, baik dari internal maupun eksternal lembaga.
Meski enggan mengonfirmasi apakah dirinya akan maju sebagai kandidat, Bessent mengaku menjadi bagian dari proses penentuan yang dipimpin Presiden Trump.
“Ini keputusan Presiden, dan akan berjalan sesuai kecepatan beliau,” ucap Bessent.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










