Mantap! Pertumbuhan Ekonomi RI Tertinggi Kedua di G20 Lampaui AS dan Eropa

AKURAT.CO Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12% secara tahunan (yoy) pada triwulan II 2025, menempatkan diri sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan tertinggi di antara anggota G20 dan ASEAN.
Capaian ini hanya sedikit di bawah China yang tumbuh 5,2%, namun melampaui banyak negara maju lainnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan daya tahan ekonomi Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang tidak menentu.
Baca Juga: Ekspor dan Investasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI di Kuartal II 2025
"Pertumbuhan kita lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat (2,0 persen), Korea Selatan (0,05 persen), bahkan negara-negara Eropa seperti Jerman dan Italia yang hanya tumbuh 0,4 persen," kata Airlangga dalam keterangan di Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Secara regional, Indonesia juga unggul dibandingkan negara-negara ASEAN seperti Malaysia (4,5%) dan Singapura (4,3%), meskipun masih di bawah Vietnam yang mencatat lonjakan 8 persen.
Menurut Airlangga, momentum ini menjadi sinyal positif bahwa Indonesia mampu menjaga stabilitas ekonomi dengan mengandalkan konsumsi domestik, investasi, serta penguatan sektor riil.
Data BPS menunjukkan, selain konsumsi rumah tangga yang mendominasi PDB, pembentukan modal tetap bruto dan ekspor juga memberi kontribusi penting terhadap pertumbuhan. Kinerja ini sekaligus menandai keberhasilan kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi.
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Q2 2025, Paradoks Fenomena Rojali-Rohana
Meski demikian, tantangan ke depan masih membayangi, terutama dari sisi geopolitik, ketidakpastian suku bunga global, serta potensi perlambatan ekonomi mitra dagang utama.
Oleh sebab itu, pemerintah diimbau untuk terus menjaga iklim investasi dan menjaga daya beli masyarakat sebagai fondasi keberlanjutan pertumbuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








