Deflasi China Mulai Mereda, Pasar Komoditas Dunia Masih Waspada

AKURAT.CO Deflasi di tingkat produsen China mulai menunjukkan tanda perbaikan pada Agustus 2025, setelah enam bulan berturut-turut tertekan.
Menurut Biro Statistik Nasional China dikutip dari laman Bloomberg melaporkan, indeks harga produsen turun 2,9% secara tahunan, lebih baik dibanding penurunan 3,6% pada Juli. Namun, harga konsumen justru kembali anjlok 0,4 persen, terutama akibat turunnya harga pangan.
Meski terlihat sebagai sinyal awal perbaikan, pasar global masih berhati-hati. Komoditas logam ferrous seperti besi dan baja mencatat kenaikan harga bulanan lebih dari 2%.
Tambang batu bara dan tembaga juga menunjukkan pemulihan. Namun, kepastian bahwa tren ini berkelanjutan masih diragukan.
“Kenaikan ini lebih dipicu ekspektasi pasar daripada kebijakan nyata,” ucap ekonom Bloomberg Economics, Eric Zhu.
Bagi Indonesia, perubahan harga komoditas di China akan berdampak langsung pada kinerja ekspor. China merupakan mitra dagang terbesar, terutama untuk batu bara, baja, dan minyak sawit.
Jika harga bahan mentah di Negeri Tirai Bambu kembali stabil, produsen Indonesia berpeluang meraih keuntungan. Namun, sebaliknya, bila deflasi berlanjut, daya beli industri China bisa kembali melemah.
Baca Juga: Google Sebut Operasi Siber Berafiliasi dengan China Sasar Diplomat Asia Tenggara
Selain komoditas, sektor keuangan global juga mencermati perkembangan ini. Obligasi pemerintah China tenor panjang tetap stabil di kisaran 2,2%, menandakan pasar masih menunggu kepastian arah kebijakan Beijing.
Yuan pun tidak banyak bergerak terhadap dolar AS. Kondisi ini menunjukkan bahwa investor belum sepenuhnya yakin deflasi bisa segera berakhir.
Ke depan, arah harga global akan bergantung pada konsistensi pemerintah China dalam menekan kelebihan kapasitas produksi.
Tanpa reformasi struktural, rebound harga produsen hanya akan menjadi jeda sementara di tengah tekanan permintaan domestik yang rapuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








