Menkeu Purbaya Ajak Golkar Bersinergi Jaga Ekonomi Nasional: Masa Depan Ada di Tangan Kita

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan, masa depan ekonomi Indonesia sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh elemen bangsa dalam memaksimalkan kekuatan yang dimiliki.
Hal itu ia sampaikan dalam Bimtek Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia Tahap II Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Purbaya mengatakan, Indonesia memiliki modal besar berupa kekayaan alam, sumber daya manusia, pengetahuan, serta kapasitas kebijakan yang sepenuhnya berada di tangan bangsa sendiri.
“Kita punya modal kekayaan alam, pengetahuan, dan lain-lain. Kebijakan ada di tangan kita semua untuk maju ke depan. Jadi tidak perlu takut kalau global gonjang-ganjing, karena masa depan ada di tangan kita sendiri,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dan elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, partai politik, DPR, Bank Indonesia, pelaku industri, hingga masyarakat luas.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci agar Indonesia mampu mengoptimalkan kekuatan ekonomi dan menghadapi dinamika global.
“Kerja sama pemerintah, partai politik, Golkar, Kementerian Keuangan, Komisi XI, BI, pelaku industri, dan masyarakat, itu semua akan menentukan masa depan kita ke depan,” kata Purbaya.
Baca Juga: Menkeu: Presiden Prabowo Kecewa Belanja Daerah Rawan Kebocoran, TKD Terancam Tak Naik
Golkar Dukung Fiskal Nasional
Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Keuangan dalam acara Bimtek tersebut.
Ia menilai, kehadiran Purbaya menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan kader Golkar di daerah.
“Terima kasih kepada Menteri Keuangan yang bersedia hadir di depan kader Partai Golkar. Ini kesempatan bagi Golkar untuk lebih dekat dengan Kementerian Keuangan,” ujar Misbakhun.
Menurut Misbakhun, posisi Golkar sebagai partai pendukung pemerintah membuat partai perlu memahami secara detail arah kebijakan fiskal nasional, termasuk implementasi UU APBN.
Ia menegaskan, Golkar selalu mendukung keputusan Presiden dan pemerintah, termasuk dalam proses penyusunan APBN.
“Rumusan di dalam UU APBN sudah jelas. Seperti disampaikan Bang Idrus, Golkar sebagai partai pendukung Presiden tentu menyetujui apa yang sudah diputuskan. Pak Purbaya juga sudah menyampaikan, dan kita ikut ketok palu,” jelasnya.
Misbakhun menambahkan, Menteri Keuangan perlu diberikan ruang dan waktu untuk memperbaiki kualitas APBN ke depan agar belanja negara lebih efektif dan berdampak.
“Pak Purbaya ini harus kita kasih kesempatan untuk memperbaiki APBN ke depan,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







