Akurat Logo

China masih Dominan, Ekspor Indonesia ke Negeri Panda Tumbuh 17,68 Persen

Andi Syafriadi | 1 Juli 2026, 12:01 WIB
China masih Dominan, Ekspor Indonesia ke Negeri Panda Tumbuh 17,68 Persen
ilustrasi bendera China

AKURAT.CO Di tengah pelemahan nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026, posisi China sebagai pasar utama produk nasional justru semakin menguat.

Mengutip hasil data Badan Pusat Statistik menunjukkan nilai ekspor nonmigas Indonesia ke China sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai USD28,54 miliar. Nilai tersebut meningkat 17,68% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan tersebut terjadi ketika total nilai ekspor Indonesia pada Mei 2026 justru turun 5,73% secara tahunan menjadi USD23,20 miliar.

Baca Juga: BPS: Ekspor Mei Turun, Hilirisasi Masih Topang Kinerja Perdagangan

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan pelemahan ekspor Mei dipengaruhi penurunan pada sektor migas maupun nonmigas.

"Beberapa komoditas mengalami penurunan cukup tajam, di antaranya logam mulia dan perhiasan, bijih logam, serta besi dan baja. Meski demikian, secara kumulatif nilai ekspor Indonesia selama Januari-Mei 2026 masih tumbuh 3,02 persen menjadi USD115,36 miliar," paparnya pada saat konferensi pers bersama media di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Kinerja tersebut, lanjut Ateng, ditopang oleh ekspor nonmigas yang naik 3,89%, terutama berasal dari industri pengolahan.

Baca Juga: BPS Catat Pola Inflasi Berubah, Transportasi Jadi Kontributor Utama

Komoditas seperti hasil olahan nikel, minyak kelapa sawit, kimia dasar, hingga semi aluminium menjadi penyumbang utama kenaikan ekspor selama lima bulan pertama tahun ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.