17 KK Korban Kebakaran Ngungsi di Kantor DPD Golkar DKI, Zaki Iskandar: Kami Ada untuk Membantu

AKURAT.CO, Sebanyak 17 kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Pasar Kembang, Cikini, Jakarta Pusat, mengungsi di Kantor DPD Golkar DKI Jakarta.
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar serius memperhatikan kondisi para pengungsi.
Zaki Iskandar mengatakan, 17 KK untuk sementara waktu tinggal sambil menunggu kondisi rumah yang terbakar selesai direhab. Saat ini sedang proses pengangkatan puing-puing.
"Jadi kita kebetulan punya ruangan dan bisa dimanfaatkan sekaligus ada kamar mandi, juga nanti disiapkan tempat mencucinya juga, ada jemuran baju," kata Zaki Iskandar saat mengunjungi langsung para pengungsi, Selasa (4/10/2022).
Selain menampung sementara korban kebakaran, Zaki juga menyiapkan bantuan untuk keperluan mereka, seperti handuk, peralatan mandi, penangkal nyamuk, kemudian minyak angin dan obat-obatan.
Golkar DKI Jakarta, kata Zaki komitmen membantu warga korban kebakaran untuk mengurus surat-surat penting yang hangus terbakar. Zaki menyampaikan, masalah itu sedang dibantu oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta yang juga Sekertaris DPD Golkar DKI Jakarta, Basri Baco.
"Itu juga sudah dibantu oleh Pak Basri Baco untuk pengurusan surat-surat administrasi kependudukan para korban kebakaran. Seperti KTP, KK, atau raport yang terbakar, kemudian ada surat-surat yang lain sertifikat tanah rumahnya yang terbakar. Mereka semua akan dibantu," ujarnya.
Zaki pun berpesan kepada para pengungsi untuk bersabar. Sebab butuh waktu untuk rehab rumah yang terbakar.
Yang terpenting, lanjut Zaki, para pengungsi tidak lagi kehujanan dan bersempit-sempit di tempat penampungan sementara seperti pada awal kejadian sampai dua dan tiga hari lalu.
"Kita persiapkan semaksimal mungkin. Golkar ada untuk membantu mereka di sini, untuk proses selanjutnya ya," tegas Zaki.
Salah seorang pengungsi di Kantor Golkar DKI warga RT 04/01 Cikini Septiani mengatakan, sangat bersyukur bisa mendapatkan tempat pengungsian di kantor Golkar DKI Jakarta.
Menurutnya tempat yang disediakan sangat layak terutama tempat MCK yang bersih dan nyaman.
"Saya bersyukur sekali dapat mengungsi di kantor Golkar DKI, layak tempatnya," katanya.
Selain itu, dari pihak Golkar DKI juga menyediakan televisi sebagai hiburan untuk para pengungsi. Fasilitas lainnya disediakan air panas untuk kopi.
"Kami juga disediakan tempat jemuran di sini, bahkan ditawari mesin cuci supaya cepat kering, sangat membantu kami," katanya.
Dibandingkan tempat mengungsi sebelumnya, lokasi yang disediakan Golkar DKI Jakarta sangat baik. Sebelumnya setelah kebakaran, para korban mengungsi di tempat fasilitas umum yang dekat dengan lokasi kebakaran.
"Saya berharap juga dapat bantuan untuk relokasi rumah kami, supaya bisa segera ditempati kembali dan bisa usaha lagi," ujarnya.
Pengungsi kebakaran lainnya di Kantor Golkar DKI, Agus Efendi, menceritakan, kebakaran yang terjadi menjelang subuh itu, membuat warga yang kebanyakan masih tidur langsung panik. Warga tidak bisa menyelamatkan barang-barang berharga.
"Sumber api berasal tidak jauh dari tempat tinggal saya, terhalang dua rumah. Api berasal dari kompor gas pedagang bubur yang bocor, oleh pemilik disiram dengan api tapi tambah membesar lalu terjadi kebakaran hebat," kata Fendi.
Setelah kejadian memang banyak bantuan yang mengalir ke posko utama kebakaran, dari Pemprov DKI Jakarta dan kemensos. Bantuan berupa makanan, seragam sekolah, matras kasur, makanan, dan lainnya.
"Banyak juga dari parpol yang bantu. Tapi yang terasa sekali dari Golkar DKI sampai menjadikan kantornya sebagai lokasi pengungsian buat kami," ujarnya.
Fandi dan warga lainnya berharap mendapatkan bantuan untuk membangun kembali rumah mereka sehingga bisa segera ditempati.
"Semoga dapat bantuan renovasi rumah supaya cepat bangkit lagi," harapnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




