Siskaeee Tak Alami Gangguan Kejiwaan, Penyidikan Dilanjutkan

AKURAT.CO Tersangka perkara pornografi, Francisca Candra Novitasari atau Siskaeee, dinyatakan tidak mengalami gangguan kejiwaan dan mampu bertanggung jawab. Polda Metro Jaya menyatakan perkara Siskaeee patut dilanjutkan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, serangkaian pemeriksaan kejiwaan terhadap Siskaeee telah rampung. Siskaeee telah menjalani tes psikologi dan psikater.
“Secara garis besar tidak ditemukan adanya gangguan kejiwaan dan yang bersangkutan mampu mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Ade Ary, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (7/2/2024).
Baca Juga: Sudah Jalani 5 Kali Tes, Hasil Kejiwaan Siskaeee Dinanti
Rangkaian pemeriksaan Siskaeee, lanjut Ade Ary, sedang tahap finalisasi untuk dilaporkan ke penyidik. Setelah itu, penyidik bakal melanjutkan pemeriksaan Siskaeee.
“Selanjutnya penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus melanjutkan kembali proses penyelidikan," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








