TEGA! Seorang Ibu Diduga Banting Putri Kandung Berusia 1,5 Tahun hingga Tewas di Jagakarsa
AKURAT.CO Seorang ibu berinisial TY (35) diduga membanting putri kandungnya yang masih berusia 1,5 tahun, berinisial AK, hingga tewas di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Minggu (4/8/2024).
Insiden tragis ini terjadi pada pukul 16.30 WIB saat TY dan anaknya sedang duduk di teras rumah mereka.
"Jadi lagi duduk di teras kemudian, dengan ibunya nih, anak itu kan umur satu tahun lebih lah, terus tiba-tiba dia langsung ngebanting aja, kena lah ke keramik gitu loh di teras," ujar Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Selasa (6/8/2024).
Tiga saksi yang berada di lokasi kejadian, yakni nenek, tante, dan paman korban, menyatakan bahwa mereka sempat melihat korban dibanting berkali-kali.
Baca Juga: KIPP Minta Bawaslu Awasi Pejabat dan Aparat Jelang Pilkada Serentak 2024
“Dia kan ada tiga orang (saksi), ada yang bilang berkali-kali, ada yang bilang dua kali," jelas Nurma.
Hingga kini, belum diketahui secara pasti alasan TY tega melakukan tindakan kekerasan terhadap anak kandungnya sendiri. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kejiwaan TY di RS Polri Kramatjati.
“Rupanya kalau neneknya bilang ini ada riwayat psikologi. Jadi sekarang lagi bawa dia ke Kramatjati (RS Polri) diperiksa psikologinya," ungkap Nurma.
Dalam penyelidikan kasus ini, polisi telah memeriksa tiga orang, termasuk TY. Namun, saat diperiksa, TY belum bisa memberikan keterangan yang jelas.
Baca Juga: Cak Imin: Tak Ada Lagi Konsep Koalisi Pilpres di Pilkada 2024
“Semalam memeriksa ibunya, tapi gitu nggak nyambung sewaktu diperiksa. Jadi cuma diam saja, bengong saja begitu. Kagak (bukan ekspresi penyesalan) kelihatan orangnya kayak begitu," tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








