Lalu Lintas di Sekitar Stasiun Manggarai Masih Padat Meski Kebakaran Sudah Padam

AKURAT.CO Kebakaran yang melanda pemukiman warga di Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan berhasil dipadamkan setelah 8 jam. Meski demikian, kondisi lalu lintas di sekitar Stasiun Manggarai masih padat hingga siang ini.
Berdasarkan pantauan Akurat.co pada pukul 13.30 WIB di depan Halte Timur Stasiun Manggarai, tepatnya Jalan Manggarai Utara 2, lalu lintas masih terlihat macet.
Hal ini dikarenakan pada arah ke Jalan Sultan Agung masih di tutup, meskipun sudah tidak ada lagi mobil damkar yang menangani kebakaran. Kendaraan roda dua ataupun roda empat yang ingin melewati jalur tersebut pun dialihkan ke jalur lain.
Meski begitu, kondisi kemacetan saat ini sedikit berkurang dibanding dengan kemacetan pada pagi tadi.
Baca Juga: Kebakaran Pemukiman Warga di Manggarai, KAI Pastikan Perjalanan KRL Tetap Normal
Tak jauh dari situ, di sekitar Halte Manggarai, lalu lintas kendaraan pun sedikit tersendat. Pada saat yang sama, terdengar bunyi klakson bersahut-sahutan.
Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan telah mengerahkan 120 personel untuk memadamkan api di Jalan Remaja 5, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.
BPBD DKI Jakarta menyatakan, tujuh orang terluka akibat kebakaran pada pemukiman padat penduduk ini. Kebakaran ini juga menyebabkan 4.219 warga dari kedua RW terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.
"Tujuh orang luka sudah ditangani petugas. RW 06 jumlah 15 RT dengan 750 Kepala Keluarga, 2.888 jiwa. RW 12 jumlah enam RT dengan 300 Kepala Keluarga, 1.331 jiwa," bunyi informasi Command Center Damkar TRC BPBD DKI Jakarta.
Adapun, ketiga lokasi pengungsian tersebut adalah Pergudangan Infinia di Jalan Minangkabau, Masjid Al Falah RW 07 dan Gedung SDN 05 Manggarai RW 09.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





