Uji Coba Makan Bergizi Gratis Pakai Uang Operasional, Pengamat: Pj Gubernur DKI Layak Jadi Teladan

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memulai uji coba program pemberian makanan bergizi gratis bagi pelajar di wilayah Jakarta.
Program ini menjadi perhatian publik karena pendanaannya berasal dari uang operasional Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Ketua Umum Pemuda Indonesia Cinta Tanah Air (PITA), Ervan Purwanto, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang diambil oleh Heru.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan contoh nyata pengorbanan dan solusi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: Heru Budi Uji Coba Makan Bergizi Gratis di SDN 07 Cideng, Jakarta Pusat
"Ini merupakan kebijakan solutif dan menjadi bentuk pengorbanan terhadap kebijakan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," ujar Ervan pada Senin (19/8/2024).
Ervan menambahkan, upaya ini menunjukkan komitmen nyata Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan anak-anak di Jakarta mendapatkan makanan sehat yang baik bagi tumbuh kembang dan motorik mereka.
Ia menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia berkualitas dan sehat untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut, Ervan berharap agar para wali kota dan bupati di Jakarta bisa mencontoh kebijakan yang diambil oleh Heru. Dengan begitu, lebih banyak peserta didik yang akan merasakan manfaat dari program makanan bergizi gratis ini.
"Wali Kota dan bupati di Jakarta itu juga ada uang operasional. Sudah sepatutnya mereka meneladani yang sudah dilakukan Pak Heru," ungkapnya.
Baca Juga: Sidang Pelanggaran Liga 1 Pekan Pertama, Komdis PSSI Putuskan Denda Total Rp120 Juta
Ervan juga menyoroti bahwa program ini memiliki potensi besar untuk menurunkan angka stunting di Jakarta.
Ia berharap agar pemberian makanan bergizi gratis ini juga dapat diperluas hingga mencakup peserta didik di PAUD dan TK, mengingat usia dini merupakan periode penting dalam mendapatkan asupan gizi yang baik.
"Saya berharap agar program makan bergizi gratis ini juga dapat diberikan bagi peserta didik di PAUD dan TK. Sebab, usia mereka sangat penting mendapatkan asupan gizi yang baik," pungkas Ervan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









