Ogah Bubar, Pengunjuk Rasa di Depan Gedung DPR Bentrok dengan Polisi

AKURAT.CO Polisi masih berupaya membubarkan pengunjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/3/2025) malam.
Situasi di depan Gedung DPR masih ricuh lantaran ratusan demonstran menolak membubarkan diri dan memblokade ruas Jalan Gatot Subroto.
Melalui mobil komando, polisi mengimbau demonstran untuk menjauh dari depan Gedung DPR.
"Silakan keluar (meninggalkan depan Gedung DPR). Kami imbau supaya tertib," kata polisi melalui pengeras suara, dikutip dari siaran langsung akun Tiktok @ptsxxx.
Polisi dengan didampingi kendaraan dalmas dan water cannon mendesak para demonstran untuk membubarkan diri.
Bukannnya bubar, massa aksi justru menantang polisi. Salah satunya dengan meneriakkan yel-yel "polisi pembunuh" dan "pedofil."
Massa, dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat sipil, terus berusaha menutupi ruas Jalan Gatot Subroto dengan batang-batang pohon dan barrier.
Massa aksi ini merupakan bagian dari pengunjuk rasa yang menolak pengesahan RUU TNI menjadi undang-undang.
Hingga tulisan ini dimuat, massa dan polisi masih terlibat aksi saling lempar dan kejar-kejaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








