Update Kualitas Udara Jakarta Hari Ini, Warga Diminta Waspada

AKURAT.CO Berdasarkan data terbaru dari IQAir, kualitas udara di Jakarta saat ini berada pada angka AQI 96, yang masuk dalam kategori sedang.
Dalam kondisi ini, kadar PM2.5 berada dalam rentang 51-100, menandakan bahwa udara di ibu kota masih tergolong aman bagi sebagian besar penduduk.
Namun, kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, serta penderita penyakit pernapasan disarankan untuk tetap berhati-hati dan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat polusi meningkat.
Baca Juga: Warga Jakarta Desak Calon Gubernur Prioritaskan Penanganan Polusi Udara
Jakarta bukan satu-satunya kota yang menghadapi masalah kualitas udara.
Beberapa kota lain di Indonesia bahkan memiliki tingkat polusi yang lebih tinggi.
Berikut adalah 10 kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia berdasarkan data AQI terbaru:
- Krian, Jawa Timur – AQI 172 (Tidak sehat)
- Tangerang Selatan – AQI 149 (Tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Kota Bandung – AQI 132 (Tidak sehat bagi kelompok sensitif)
- Kota Depok – AQI 77 (Sedang)
- Kota Surabaya – AQI 77 (Sedang)
- Kota Tangerang – AQI 77 (Sedang)
- Jakarta – AQI 96 (Sedang)
- Kota Denpasar – AQI 67 (Sedang)
- Kota Pekanbaru – AQI 58 (Sedang)
- Badung – AQI 56 (Sedang)
Mengenal Indeks Kualitas Udara (AQI) dan Dampaknya
Indeks Kualitas Udara (AQI) merupakan standar global yang digunakan untuk mengukur konsentrasi polutan di udara serta dampaknya terhadap kesehatan manusia.
Berikut adalah kategori AQI berdasarkan tingkat polusi:
Baik (PM2.5: 0-50)
Udara bersih dan tidak memiliki dampak buruk terhadap kesehatan.
Sedang (PM2.5: 51-100)
Kualitas udara masih tergolong aman bagi masyarakat umum, tetapi kelompok sensitif harus berhati-hati karena dapat mengalami gejala ringan.
Tidak sehat bagi kelompok sensitif (PM2.5: 101-150)
Individu dengan kondisi medis tertentu, anak-anak, dan lansia mulai merasakan efek negatif dari kualitas udara yang memburuk.
Tidak sehat (PM2.5: 151-200)
Polusi udara dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia dan hewan, bahkan orang yang sehat pun mulai merasakan efek negatifnya.
Sangat tidak sehat hingga berbahaya (PM2.5: 201-500)
Paparan polusi pada tingkat ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Baca Juga: Pimpinan MPR Titip Pesan untuk Pramono Anung dan Rano Karno: Atasi Polusi Udara Jakarta
Langkah Pencegahan untuk Mengurangi Dampak Polusi Udara
Meskipun kualitas udara di Jakarta masih dalam kategori sedang, masyarakat tetap perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi paparan polusi udara, terutama bagi kelompok sensitif.
Berikut beberapa rekomendasi dari IQAir untuk menjaga kesehatan:
- Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika AQI berada dalam kategori tidak sehat.
- Mengurangi waktu di luar ruangan, terutama pada pagi dan sore hari saat polusi udara cenderung lebih tinggi.
- Menutup jendela dan pintu untuk mengurangi masuknya polutan ke dalam rumah.
- Menggunakan air purifier (penyaring udara) guna menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
- Meningkatkan ruang hijau dengan menanam tanaman penyerap polusi seperti lidah mertua, sirih gading, atau pohon trembesi.
- Memantau kualitas udara secara real-time melalui aplikasi seperti IQAir atau BMKG sebelum bepergian ke luar rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







