Fasilitas Pendidikan di Jakarta Belum Memadai, 168 Kelurahan Enggak Punya SMA Negeri

AKURAT.CO Komisi E DPRD Jakarta menyoroti fasilitas pendidikan di Jakarta yang masih belum memadai.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, pada 2022 tercatat masih terdapat 86 kelurahan yang belum memiliki SMP Negeri. Sementara 168 kelurahan lainnya tidak memiliki SMA Negeri.
Menurut Sekretaris Komisi E DPRD Jakarta, Justin Adrian, kondisi ini menunjukkan adanya defisit bangku pendidikan formal yang cukup serius. Yang berdampak langsung pada akses pendidikan anak-anak Jakarta.
"Fakta ini jelas mengindikasikan adanya kesenjangan besar dalam penyediaan fasilitas pendidikan di Jakarta. Banyak anak-anak yang kesulitan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," katanya, saat ditemui di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (30/4/2025).
Baca Juga: Pendidikan Mayoritas Warga Jakarta Hanya Sampai SMA, PR Menuju Kota Global Masih Banyak
Justin menjelaskan, keterbatasan akses pendidikan tidak hanya disebabkan kurangnya bangku di sekolah tetapi juga oleh masalah lain yang lebih mendalam.
Menurutnya, selain masalah infrastruktur, kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan, termasuk tenaga pengajar dan fasilitas pendukung, masih jauh dari ideal.
"Perlu ada perhatian lebih dari pemerintah untuk memperbaiki kualitas guru dan fasilitas pendidikan. Agar anak-anak Jakarta dapat memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujarnya.
Masalah ini menjadi tantangan besar bagi Pemprov Jakarta dalam upaya menciptakan pendidikan yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah.
Baca Juga: Cegah Kasus Perundungan, Kemenkes Bakal Rombak Sistem Pendidikan Dokter Spesialis
Jika tidak ada perbaikan signifikan, maka kualitas pendidikan di Jakarta akan semakin terhambat dan berdampak pada kemampuan SDM untuk bersaing di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







