Akurat Logo

Pramono soal Ojol Menangis karena Motor Diangkut Dishub: Sudah Diselesaikan, Gratis Tanpa Pungutan

Okto Rizki Alpino | 21 Juni 2026, 19:18 WIB
Pramono soal Ojol Menangis karena Motor Diangkut Dishub: Sudah Diselesaikan, Gratis Tanpa Pungutan
Salah satu ojol menangis karena motornya diangkut Dishub Jakarta.

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons video viral yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) menangis setelah sepeda motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.

Pramono memastikan persoalan tersebut telah diselesaikan.

Ia juga menegaskan tidak ada biaya ataupun pungutan dalam proses pengambilan kendaraan yang ditertibkan.

Menurut Pramono, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur telah menemui langsung pengemudi ojol yang bersangkutan di kediamannya untuk memberikan penjelasan terkait kronologi penertiban.

"Secara khusus Dinas Perhubungan melalui Sudin Perhubungan Jakarta Timur bertemu langsung dengan driver ojol di kediamannya," kata Pramono kepada wartawan di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026).

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula dari operasi penertiban parkir liar yang rutin dilakukan pemerintah daerah.

Dalam proses itu, pengemudi ojol yang motornya diangkut telah mengakui kesalahannya karena memarkir kendaraan di lokasi yang tidak semestinya.

"Driver ojol tersebut sudah menandatangani surat pernyataan mengakui kesalahan saat penertiban parkir liar di Jakarta Timur," ujarnya.

Baca Juga: Pastikan Program 3T Tepat Sasaran, Gibran Kunjungi Sejumlah Lokasi Strategis di Asmat

Pramono menegaskan petugas juga telah menyampaikan bahwa kendaraan yang ditertibkan dapat diambil kembali tanpa dikenakan biaya.

Namun, informasi tersebut tidak tersampaikan secara utuh sehingga memunculkan persepsi negatif setelah videonya beredar di media sosial.

"Sudah disampaikan bahwa tidak ada pungutan sama sekali dalam penyelesaian kasus ini. Saya juga meminta Dinas Perhubungan untuk merespons persoalan seperti ini secara cepat," katanya.

Mantan Sekretaris Kabinet itu meminta jajarannya lebih responsif dalam memberikan klarifikasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berpotensi berkembang menjadi informasi yang keliru.

Ia menambahkan, komunikasi antara Sudin Perhubungan Jakarta Timur dan pengemudi ojol telah berjalan baik.

Penjelasan mengenai prosedur penertiban serta mekanisme pengambilan kendaraan juga telah disampaikan kepada publik.

"Dengan demikian persoalan ini sudah diselesaikan secara langsung oleh Dinas Perhubungan Jakarta Timur bersama driver ojol yang bersangkutan dan sudah dijelaskan kepada publik. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tandasnya.

Sebelumnya, video seorang pengemudi ojol yang memprotes pengangkutan motornya oleh petugas Dishub di kawasan Jatinegara viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat.

Baca Juga: Pemerintah Segera Hentikan Open Dumping, Pemda Lalai Kelola Sampah Terancam Sanski

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.