Akurat Logo

Semarak HUT RI ke-81, Warga Rela Bikin Tenda Darurat di Monas Demi Saksikan Pesawat Tempur

Ayu Rachmaningtyas | 17 Agustus 2026, 12:24 WIB
Semarak HUT RI ke-81, Warga Rela Bikin Tenda Darurat di Monas Demi Saksikan Pesawat Tempur
Ribuan masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

AKURAT.CO Ribuan masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Warga datang sejak pagi untuk menyaksikan berbagai kegiatan dan pertunjukan yang disiapkan pemerintah.

Pantauan Akurat.co di lokasi, masyarakat mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB.

Mereka datang dari berbagai wilayah dan sengaja hadir lebih awal agar tidak melewatkan sejumlah atraksi, seperti terjun payung, pesawat tempur, hingga helikopter yang membawa bendera raksasa Merah Putih.

Menjelang upacara kemerdekaan, warga juga mulai memadati area depan layar lebar yang disediakan panitia.

Mereka menyaksikan rangkaian upacara serta detik-detik Proklamasi yang berlangsung di Istana Negara.

Salah satunya Mafru, warga Bekasi, Jawa Barat, yang datang bersama sanak keluarganya menggunakan tiga sepeda motor.

Ia mengaku baru pertama kali datang ke Monas untuk merasakan kemeriahan peringatan HUT RI.

Atraksi pesawat tempur dalam rangka oerayaan HUT ke-81 RI di Monas.

“Baru ini ke sini melihat semarak ulang tahun RI,” kata Mafru.

Ia mengatakan atraksi pesawat tempur dan terjun payung menjadi kegiatan yang paling ditunggu keluarganya.

“Mau lihat pesawat tempur dan terjun payung,” ujarnya.

Sambil menunggu atraksi tersebut, Mafru bersama keluarganya membuat tempat berteduh sederhana menggunakan terpal dan batang kayu yang ditemukan di sekitar kawasan Monas.

Baca Juga: Tepuk Tangan Meriah, Ribuan Masyarakat Puji Penampilan Tim Paskibraka Indonesia Berdaulat

Menurutnya, cuaca panas tidak menyurutkan antusiasme keluarganya untuk mengikuti perayaan HUT ke-81 RI.

“Iya tadi bawa terpal, kami cari kayu aja terus kami ikat di pager. Lumayan biar enggak kepanasan,” tuturnya.

Ia berharap Indonesia semakin maju dan masyarakat semakin merasakan kemerdekaan.

Mafru juga berharap perayaan tahun depan dapat digelar lebih meriah serta menyediakan lebih banyak tempat berteduh bagi masyarakat.

“Biar ke depannya lebih meriah lagi, dan ditambahin mungkin tendanya biar enggak panas,” pintanya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.