Akurat Logo

47 Rumah Warga Tangerang Selesai Direnovasi, Program Bebenah Kampung Hadirkan Hunian Lebih Layak

Saeful Anwar | 20 Agustus 2026, 14:28 WIB
47 Rumah Warga Tangerang Selesai Direnovasi, Program Bebenah Kampung Hadirkan Hunian Lebih Layak
Sebanyak 47 warga di Desa Rawa Burung dan Desa Belimbing, Kabupaten Tangerang, Banten, menerima rumah yang telah selesai direnovasi melalui Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni yang digagas Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

AKURAT.CO Sebanyak 47 warga di Desa Rawa Burung dan Desa Belimbing, Kabupaten Tangerang, Banten, menerima rumah yang telah selesai direnovasi melalui Program Bebenah Kampung Renovasi Rumah Tidak Layak Huni yang digagas Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

Program tersebut menyasar 25 penerima manfaat di Desa Rawa Burung dan 22 penerima manfaat di Desa Belimbing. Rumah yang telah direnovasi secara resmi diserahkan kepada masing-masing keluarga melalui prosesi simbolis penyerahan kunci.

Program Bebenah Kampung menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih aman, kokoh, sehat, dan layak ditempati.

Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Edisheen, mengatakan, perbaikan rumah diharapkan dapat memberikan perubahan nyata terhadap kualitas hidup keluarga penerima manfaat.

“Program Bebenah Kampung merupakan bagian dari kepedulian sosial Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada masyarakat. Kami berharap rumah yang telah direnovasi ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat,” kata Edisheen, Kamis (20/8/2026).

Menurut dia, pembangunan rumah tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik bangunan. Lingkungan tempat tinggal yang lebih layak juga diharapkan mendukung kesehatan, kesejahteraan keluarga, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

“Bantuan ini kami harapkan tidak hanya dilihat sebagai pembangunan fisik rumah. Ada semangat kepedulian dan kebersamaan di dalamnya. Semoga rumah yang lebih baik juga membawa harapan dan semangat baru bagi keluarga yang menempatinya,” ujarnya.

Kegiatan serah terima berlangsung dalam suasana hangat. Para penerima manfaat mengikuti rangkaian kegiatan hingga prosesi penyerahan kunci rumah yang menjadi penanda selesainya proses renovasi.

Salah seorang penerima manfaat, Mamat, mengaku kondisi rumah keluarganya kini jauh lebih baik dibandingkan sebelum direnovasi. Perbaikan terutama dirasakan pada bagian atap dan fasilitas sanitasi.

“Alhamdulillah, rumah kami sekarang atapnya sudah tidak bocor lagi dan punya kamar mandi yang lebih baik,” ujar Mamat.

Perubahan tersebut menjadi penting karena rumah yang layak bukan sekadar memberikan perlindungan dari panas dan hujan, tetapi juga mendukung kehidupan keluarga yang lebih sehat.

Baca Juga: Cita Rasa Nusantara ala Apéritif dalam Fine Dining di Bali

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.