Pramono Janji Benahi Kawasan Kumuh di Lima Wilayah Jakarta

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana membenahi kawasan kumuh di lima wilayah Jakarta sebagai bagian dari upaya memperbaiki lingkungan ibu kota.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian adalah Kampung Pelangi di Jakarta Selatan, yang dihuni sekitar 150 kepala keluarga (KK) pemulung.
Pramono mengaku belum melihat langsung kondisi Kampung Pelangi sehingga belum dapat menjelaskan secara terperinci rencana penataan kawasan tersebut.
Ia mengatakan akan mempelajari kondisi di lapangan sebelum menentukan langkah perbaikan.
“Kebetulan saya belum melihat ya, kalau saya jawab nanti saya ngarang. Jadi saya akan lihat dulu dan saya akan pelajari,” kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026).
Ia menegaskan, pembenahan kawasan kumuh tidak hanya menyasar Jakarta Selatan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan melakukan perbaikan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
“Tapi yang jelas bahwa tempat-tempat yang selama ini kumuh, apakah itu di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan tadi juga Jakarta Selatan di Kampung Pelangi, kami akan melakukan perbaikan ke itu,” ujarnya.
Penataan permukiman kumuh menjadi salah satu tantangan Jakarta dalam upayanya membangun kota global.
Pembenahan tidak hanya berkaitan dengan wajah kota, tetapi juga kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat yang bermukim di kawasan tersebut.
Meski demikian, Pramono belum merinci bentuk penataan yang akan diterapkan di Kampung Pelangi maupun kawasan kumuh lainnya.
Pemprov DKI masih perlu mempelajari kondisi setiap lokasi sebelum menetapkan langkah perbaikan.
Baca Juga: Kemenkes Sebar 5,3 Juta Masker Atasi Kabut Asap Karhutla
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







