Pramono Dorong Perluasan Layanan Air Bersih, SPAM Jadi Prioritas Kebijakan

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan perluasan layanan air minum perpipaan menjadi fokus utama dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna di DPRD DKI Jakarta saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi, Senin (13/4/2026).
Menurut Pramono, penyelenggaraan SPAM merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memenuhi hak dasar masyarakat terhadap akses air bersih secara adil, terjangkau, dan berkelanjutan.
“Perluasan layanan perpipaan secara menyeluruh menjadi arah kebijakan utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Raperda ini mengatur kewajiban penyelenggara untuk memastikan layanan air minum memenuhi prinsip kualitas, kuantitas, kontinuitas, dan keterjangkauan.
Selain itu, kinerja layanan dan keuangan akan dipantau serta dievaluasi secara berkala, dengan hasil yang dilaporkan kepada DPRD dan disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi.
Baca Juga: KPK Tahan Ajudan Eks Gubernur Riau, Tersangka Baru Kasus Pemerasan Proyek
Pramono juga menyebut Raperda tersebut akan mewajibkan pemilik rumah atau bangunan di wilayah yang telah terjangkau jaringan SPAM untuk memanfaatkan layanan air perpipaan.
Di sisi lain, pemerintah akan mengembangkan sistem informasi SPAM guna meningkatkan transparansi dan efektivitas layanan.
Sistem ini diharapkan mampu mempercepat penanganan pengaduan serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.
“Sistem ini akan diperkuat dengan indikator kinerja layanan, notifikasi dini gangguan, serta integrasi data untuk mendukung penargetan subsidi,” jelasnya.
Melalui kebijakan ini, Pemprov DKI Jakarta menargetkan peningkatan akses air bersih yang merata sekaligus memperkuat kualitas layanan publik di sektor air minum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





