AKURAT.CO Semangat koperasi ala Bung Hatta kini kembali digaungkan oleh pemerintah melalui pendekatan baru yang lebih segar.
Kementerian Koperasi tengah mendorong transformasi koperasi agar lebih relevan dengan kebutuhan generasi muda, melalui integrasi teknologi dan kemasan modern.
Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menilai bahwa koperasi sebagai gagasan Bung Hatta tak boleh tinggal sejarah.
“Koperasi harus dikemas dengan wajah kekinian, memanfaatkan teknologi, agar diminati anak muda. Mereka inilah generasi penerus perjuangan ekonomi berkeadilan,” ucap Ferry dalam keterangannya di Bandung, Minggu (11/05).
Baca Juga: Wamenkop: Koperasi ala Bung Hatta Jadi Jawaban atas Ketimpangan Ekonomi
Menurut Ferry, koperasi memiliki peran strategis sebagai alat perjuangan untuk menjaga martabat serta memperkuat kerja sama antarwarga.
“Koperasi itu bukan hanya bisnis. Ia adalah alat untuk menjaga nilai kemanusiaan, kerja bersama, dan kesejahteraan sosial,” katanya.
Gagasan serupa disampaikan oleh Halida Hatta, putri Bung Hatta, yang menekankan pentingnya koperasi sebagai sarana pemberdayaan manusia, bukan sekadar mengejar keuntungan.
“Ini soal membangun kualitas SDM dan nilai kerja sama, bukan hanya profit semata,” ujar Halida.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Hatta, Meutia Hatta, menyebut koperasi merupakan bentuk lembaga ekonomi yang paling sesuai dengan nilai-nilai bangsa Indonesia, seperti musyawarah dan gotong royong.
Dirinya mengapresiasi pemerintah yang ingin menumbuhkembangkan kembali koperasi sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional.
“Koperasi adalah lembaga tolong-menolong yang lahir dari semangat kebersamaan. Itulah yang diperjuangkan Bung Hatta, dan kita harus teruskan,” ucap Meutia.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih, Solusi Ekonomi Rakyat Berbasis Desa
Dengan pendekatan yang lebih modern, pemerintah berharap koperasi dapat berkembang lebih pesat, tidak hanya sebagai simbol sejarah, tetapi sebagai alat ekonomi modern yang digerakkan oleh generasi muda Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









