Wamendag Resmikan Pabrik AC Daikin, Dorong Ekspor dan TKDN Nasional

AKURAT.CO Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti meresmikan pabrik pendingin ruangan (AC) pertama milik PT Daikin Industries Indonesia (DIID) di kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Roro menyampaikan harapannya agar kehadiran pabrik ini dapat menjadi momentum peningkatan ekspor sekaligus mendongkrak investasi di sektor industri elektronik nasional.
"Selamat atas pembukaan pabrik baru ini. Kami berharap Daikin bisa turut berkontribusi mendorong ekspor produk-produk Indonesia dan menjadi penggerak roda ekonomi nasional," ujar Roro dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/5/2025).
Baca Juga: Kemendag Siap Bahas Pembatasan Impor Singkong dan Tapioka di Forum Kemenko Perekonomian
Pabrik yang mulai beroperasi tahun ini merupakan bagian dari ekspansi strategis Daikin di pasar Indonesia. Roro menekankan pentingnya kontribusi nyata dari DIID dalam memperluas pasar ekspor, salah satunya dengan rencana ekspor ke Filipina yang dijadwalkan mulai dilakukan pada tahun 2027.
Ia menambahkan, pemerintah mendukung penuh investasi asing yang memberikan dampak positif bagi industri domestik, khususnya yang bisa memperluas pasar internasional dan membuka lapangan kerja. Dalam konteks itu, Daikin dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pemain ekspor unggulan di sektor AC.
Lebih lanjut, Wamendag juga menyoroti pentingnya peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam setiap lini produksi perusahaan. Ia mendorong agar DIID meningkatkan penggunaan bahan dan komponen lokal guna mengurangi ketergantungan terhadap impor.
“Saya harap Daikin dapat meningkatkan level TKDN. Hal ini sangat penting agar industri kita lebih mandiri dan berdaya saing,” tegas Roro.
Sebagai informasi, Indonesia saat ini tercatat sebagai eksportir produk AC ke-28 dunia dengan pangsa pasar sebesar 0,29%. Nilai ekspor produk AC Indonesia pada 2024 mencapai USD197,6 juta, mencatatkan pertumbuhan tahunan (year-on-year) yang signifikan sebesar 85,5%.
Baca Juga: Kemendag Luncurkan GASPOL, Gerakan Kamis Pakai Produk Lokal
Amerika Serikat menjadi pasar utama ekspor AC Indonesia dengan kontribusi mencapai 68,27%. Disusul oleh Vietnam (20,68%), Korea Selatan (6,38%), Malaysia (5,51%), dan Taiwan (2,73%). Pemerintah berharap, kehadiran pabrik baru Daikin akan mendorong diversifikasi pasar ekspor lebih luas lagi.
Pemerintah juga berharap investasi yang ditanamkan oleh Daikin menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki daya tarik kuat bagi pelaku industri global. Selain itu, kerja sama dengan pemasok lokal diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan peresmian pabrik ini, Dyah Roro Esti mengajak seluruh pelaku industri untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam upaya meningkatkan kinerja ekspor nasional, sekaligus memperkuat industri dalam negeri melalui peningkatan TKDN dan kualitas produk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026






