Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Bikin Desa Lebih Mandiri

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto optimistis program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mampu menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.
Menurut Prabowo, kehadiran koperasi akan membuat desa memiliki kekuatan sendiri dalam mengelola potensi ekonomi dan memenuhi kebutuhan warganya tanpa bergantung pada pihak luar.
“Dengan koperasi ini saya kira pertumbuhan kita akan nyata dan akan maju. Tiap desa tidak akan tergantung dari mana-mana lagi, dia akan punya kekuatan dia sendiri,” kata Prabowo saat meresmikan operasional 1.061 KDKMP di Nganjuk.
Prabowo menyoroti berbagai persoalan klasik yang selama ini dihadapi petani, mulai dari akses pupuk, permodalan, hingga distribusi hasil panen.
Kondisi tersebut, kata dia, sering membuat hasil pertanian tidak terserap pasar dan akhirnya rusak.
“Banyak panen yang rusak, panen yang puso. Banyak petani dulu ngeluh ke saya, ‘Pak, saya punya mangga yang terhebat di dunia tapi tidak ada yang beli,’” ujarnya.
Menurut Prabowo, KDKMP akan menjadi solusi karena koperasi nantinya memiliki sarana distribusi sendiri, seperti truk dan kendaraan pengangkut hasil panen.
“Sekarang koperasi punya truk sendiri, punya pick up sendiri. Dia tidak akan tergantung mana pun. Dia akan mengantar hasil panennya ke pasar yang dia kehendaki,” lanjutnya.
Selain menyalurkan sembako dan pupuk bersubsidi, KDKMP juga disiapkan menjadi pusat layanan ekonomi masyarakat desa.
Mulai dari distribusi gas, kredit murah, penyaluran bantuan pemerintah, hingga apotek dengan harga obat terjangkau.
“Obat yang kita tekan sehingga semurah-murahnya bisa dicapai oleh rakyat di seluruh Indonesia,” tutur Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan target besar pemerintah untuk mempercepat pembangunan koperasi di seluruh Indonesia.
Setelah meresmikan lebih dari seribu koperasi, pemerintah menargetkan puluhan ribu koperasi baru dapat dioperasikan pada Agustus mendatang.
“Dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan lompat meresmikan 30 ribu koperasi,” katanya.
Meski demikian, Prabowo menilai pencapaian puluhan ribu koperasi tetap menjadi prestasi besar, bahkan jika jumlahnya belum mencapai target penuh.
“Kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang bisa diketemukan di negara lain,” ujarnya.
Prabowo menegaskan percepatan pembangunan koperasi menjadi bukti pemerintah mampu menghadirkan terobosan besar apabila seluruh lembaga dan institusi negara bekerja bersama.
“Kalau punya kehendak, punya strategi, punya tekad, dan kerja sama, kita mampu berbuat yang luar biasa,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum









