Akurat Logo
Bank Indonesia

MBTO Bidik Penjualan Rp501,82 Miliar pada 2026

Yusuf Tirtayasa | 26 Juni 2026, 09:42 WIB
MBTO Bidik Penjualan Rp501,82 Miliar pada 2026
MBTO Bidik Penjualan Rp501,82 Miliar pada 2026

AKURAT.CO PT Martina Berto Tbk (MBTO) menatap tahun 2026 dengan optimisme melalui target pertumbuhan penjualan yang lebih agresif serta peningkatan profitabilitas.

Perusahaan kecantikan nasional yang merupakan bagian dari Martha Tilaar Group ini menetapkan target penjualan sebesar Rp501,82 miliar atau tumbuh sekitar 24,98 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Target tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), serta Paparan Publik Tahunan 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Perseroan optimistis strategi transformasi digital, inovasi produk, efisiensi operasional, hingga penguatan pasar ekspor akan menjadi pendorong utama pemulihan kinerja secara berkelanjutan.

MBTO Targetkan Pertumbuhan Penjualan dan Profitabilitas

Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Sementara dalam RUPSLB, pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, khususnya penyesuaian Pasal 3 mengenai maksud, tujuan, dan kegiatan usaha sesuai KBLI 2025.

Sepanjang tahun buku 2025, MBTO membukukan penjualan sebesar Rp401,5 miliar dengan laba kotor Rp158,9 miliar dan margin laba kotor mencapai 39,58 persen. Perseroan juga mencatat EBITDA sebesar Rp12,1 miliar di tengah tantangan industri kecantikan yang masih berlangsung.

Pada 2026, Perseroan menargetkan EBITDA sebesar Rp61 miliar, laba usaha Rp48 miliar, serta laba setelah pajak Rp24,8 miliar. Target tersebut diharapkan mampu memperbaiki rasio keuangan Perseroan secara menyeluruh hingga akhir tahun.

Presiden Direktur PT Martina Berto Tbk, Bryan David Emil, mengatakan tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Perseroan untuk memperkuat kualitas pertumbuhan bisnis.

"Fokus kami pada tahun 2026 adalah mendorong pertumbuhan yang lebih sehat dan terukur melalui penguatan kanal digital dan online, inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen, pengembangan pasar ekspor, serta peningkatan kontribusi unit usaha strategis Perseroan. Dengan fondasi operasional yang terus diperkuat, kami optimistis Perseroan dapat melanjutkan momentum pemulihan kinerja dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham," ujar Bryan.

Inovasi dan Digitalisasi Jadi Strategi Utama

Untuk mencapai target tersebut, MBTO mengandalkan sejumlah strategi utama, mulai dari transformasi digital pada kanal penjualan, pengembangan produk natural dan halal, hingga perluasan pasar ekspor.

Perseroan juga terus meningkatkan efisiensi rantai pasok, melakukan optimalisasi harga jual, serta mempercepat digitalisasi proses kerja guna meningkatkan produktivitas operasional.

Selain itu, MBTO memperkuat sinergi antarentitas dalam ekosistem bisnisnya melalui PT Tara Parama Semesta yang mengelola jaringan Martha Tilaar Shop (MTS), serta PT Cedefindo sebagai entitas manufaktur kosmetik yang mendukung kapasitas produksi dan pengembangan bisnis secara konsolidasi.

Sebagai perusahaan kecantikan nasional yang telah berkiprah lebih dari lima dekade, MBTO menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi berbasis bahan alam Indonesia, memanfaatkan teknologi digital, serta menerapkan tata kelola perusahaan yang baik demi menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.