Perkuat Kedaulatan Maritim, Ganjar Akan Inventarisir Pulau-Pulau Terluar, Lalu Diberikan Nama Khas Indonesia

AKURAT.CO Calon Presiden Indonesia, Ganjar Pranowo menegaskan komitmennya terhadap kedaulatan maritim Indonesia dengan rencana untuk memberikan nama Indonesia kepada pulau-pulau terluar.
Hal itu merupakan salah satu acara untuk melindungi pulau Indonesia agar tidak diakui oleh negara lain.
"Soal kedaulatan maritim, ada beberapa hal yang menjadi catatan penting menurut kami adalah penggunaan Bahasa Indonesia untuk nama pulau- pulau terluar. Melakukan inventarisasi pulau-pulau kecil rasanya penting," kata Ganjar dalam acara yang diadakan pusat Kajian Strategis dan Internasional (CSIS) bertajuk 'Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri' di Jakarta, Selasa (7/11/2023).
Ganjar juga menyebut adanya pulau Indonesia yang direbut oleh negara lain Pulau iti ialah Sipadan dan Ligitan yang terletak di timur laut Pulau Kalimantan, sekitar 150 kilometer dari Pulau Tarakan di Kalimantan Utara.
Baca Juga: Bikin Pangling! Tren Makeup ala Douyin Untuk Wajah Lebih Imut dan Sexy, Sudah Coba?
"Kita pernah punya pengalaman Pulau Sipadan dan Ligitan. Kalau kita bicara dari sisi sejarahnya, wah perdebatannya panjang sekali," ujar Ganjar.
Ganjar juga menuturkan pentingnya memahami sejarah dan kultur yang berkembang di pulau-pulau terluar sebagai bagian dari identitas Indonesia yang beragam
"Bagaimana Kita menamai pulau itu atau lambang uang yang berlaku di sana dan kultur apa yang berkembang di sana," ujarnya.
Selain itu, Ganjar juga menekankan perlunya meningkatkan anggaran pertahanan untuk mengamankan wilayah Indonesia. Peningkatan anggaran pertahanan ini juga terjadi di negara di Asia.
Menurut Ganjar, pentingnya kerja sama dan perjanjian internasional untuk mengukuhkan posisi Indonesia dalam tata kelola wilayah maritimnya.
Baca Juga: Cara Self Healing Terbaik Dalam Islam, Bantu Hidup Lebih Tenang Dan Damai
"Maka kalau kita anggaran pertahanan negara-negara yang ada di ASIA saja sudah meningkat cukup tinggi, dan tentu saja kita mesti mengoptimalkan kerjasama dan perjanjian internasional. Ini untuk penguatan posisi indonesia," tegas Ganjar.
Ganjar menegaskan keinginanya untuk mengamankan wilayah maritim Indonesia dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di sektor maritim.
"Negara yang besar ini butuh perhatian besar pula, maka kalau kita ingin mengamankan kondisi wilayah maritim kita, itu salah satunya. Lalu Menggandakan anggaran untuk pertahanan laut," pungkas Ganjar.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








