AKURUAT - Kepala Badan Intelijen Negara atau BIN Budi Gunawan diingatkan untuk netral dalam Pilpres 2024. Budi Gunawan diminta mundur sebagai Kepala BIN jika tidak bisa bersikap demikian.
Permintaan Budi Gunawan mundur sebagai Kepala BIN disampaikan Koordinator Nasional Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo (RJBBP) Wignyo Prasetyo.
Bukan tanpa alasan, Wignyo menyebut adanya wacana yang berkembang di masyarakat bahwa adanya keterlibatan Kepala BIN yang tidak netral dalam proses pemilu 2024.
"Kami melihat ada wacana yang berkembang di masyarakat bahwa Kepala BIN terlibat jauh di proses pemilu 2024," ujar dia melalui pesan elekronik yang diterima Akurat.co.
Baca Juga: Hasil Survei Terbaru Pilpres 2024: Anies Vs Prabowo Vs Ganjar
Pria yang pernah menjadi tahanan politik di masa orde baru itu menambahkan, dengan adanya wacana yang berkembang di masyarakat tersebut maka ia meminta kepada Kepala BIN Budi Gunawan untuk menyatakan dirinya netral di hadapan publik.
"Oleh karena itu, kami meminta kepada Pak Budi Gunawan untuk menyatakan dirinya netral dihadapan publik melalui media massa bahwa memang benar beliau netral," tegas loyalis Presiden Jokowi ini.
Jika tidak, katanya, maka Budi Gunawan harus mundur sebagai kepala BIN.
"Untuk lebih terjamin lagi kenetralannya sebaiknya beliau mundur dari jabatannya. Dan itu lebih kesatria," papar Wignyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








