AKURUAT - Kepala Badan Intelijen Negara atau BIN Budi Gunawan diingatkan untuk netral dalam Pilpres 2024. Budi Gunawan diminta mundur sebagai Kepala BIN jika tidak bisa bersikap demikian.
Permintaan Budi Gunawan mundur sebagai Kepala BIN disampaikan Koordinator Nasional Relawan Jokowi Bergerak Bersama Prabowo (RJBBP) Wignyo Prasetyo.
Bukan tanpa alasan, Wignyo menyebut adanya wacana yang berkembang di masyarakat bahwa adanya keterlibatan Kepala BIN yang tidak netral dalam proses pemilu 2024.
"Kami melihat ada wacana yang berkembang di masyarakat bahwa Kepala BIN terlibat jauh di proses pemilu 2024," ujar dia melalui pesan elekronik yang diterima Akurat.co.
Baca Juga: Hasil Survei Terbaru Pilpres 2024: Anies Vs Prabowo Vs Ganjar
Pria yang pernah menjadi tahanan politik di masa orde baru itu menambahkan, dengan adanya wacana yang berkembang di masyarakat tersebut maka ia meminta kepada Kepala BIN Budi Gunawan untuk menyatakan dirinya netral di hadapan publik.
"Oleh karena itu, kami meminta kepada Pak Budi Gunawan untuk menyatakan dirinya netral dihadapan publik melalui media massa bahwa memang benar beliau netral," tegas loyalis Presiden Jokowi ini.
Jika tidak, katanya, maka Budi Gunawan harus mundur sebagai kepala BIN.
"Untuk lebih terjamin lagi kenetralannya sebaiknya beliau mundur dari jabatannya. Dan itu lebih kesatria," papar Wignyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









