Hendardi Terima Medali Kehormatan Dari Timor Leste

AKURAT.CO Pemerintah Timor Leste menganugerahkan medali kehormatan kepada Ketua Dewan Nasional Setara Institute, Hendardi. Pemberian anugerah dilakukan seiring momen peringatan kemerdekaan Timor Leste yang jatuh pada 28 November.
Pemerintah Timor Leste memberi tanda kehormatan lantaran menganggap Hendardi yang merupakan aktivis HAM, memiliki jasa dalam kemerdekaan wilayah yang sempat menjadi provinsi ke-27, RI. Hendardi bahkan terlibat aktif dalam investigasi peristiwa Santa Cruz pada 1991.
"Aktivisme itu membuka mata internasional untuk melakukan intervensi kemanusiaan hingga pemenuhan hak self determination bagi rakyat Timor Timur (sebelum menjadi Timor Leste)," tulis siaran pers Setara Institute, yang diterima di Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: Hendardi: Surat Imbauan Kamtibmas Lemahkan Penegakan Hukum
Prosesi penyerahan medali kehormatan dilakukan di Dili, pada Senin (27/11/2023). Pemberian medali rutin dilakukan Timor Leste kepada individu yang dianggap berkontribusi atau berjasa kepada rakyat.
Anugerah yang diterima Hendardi melengkapi tanda jasa lainnya. Hendardi sebelumnya seperti dari Human Rights Watch (1991), Warga Kehormatan dari Walikota Rapid City State of South Dakota, USA (1999), Paul Harris Fellow dari The Rotary Foundation of Rotary International (2000), Kementerian HAM (2000), dan Man of The Year (2000).
Baca Juga: Koopssusgab Dihidupkan Lagi, Hendardi Ingatkan Jokowi Soal UU TNI
Setara Institute menganggap pemberian medali kehormatan dari Timor Leste kepada tokoh HAM RI, merupakan penanda tali kasih hubungan kedua republik.
"Tali kasih ini akan memperkuat hubungan kedua negara dalam memajukan, melindungi, dan memenuhi hak asasi manusia di masing-masing negara, termasuk setidaknya di ASEAN," tulis Setara Institute.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







