Dede Yusuf Pertanyakan Manfaat Study Tour: Kalau ke Tempat Wisata itu Namanya Healing
AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf, mempertanyakan manfaat dari study tour yang kerap diagendakan oleh sejumlah sekolah. Dia pun ingin meninjau ulang apa urgensi melakukan study tour.
Sebab, banyak sekolah yang sering kali memilih tempat wisata sebagai lokasi yang dituju. Padahal, langkah ini justru akan menjauhkan study tour dari konsep tujuan belajar di luar.
"Apa output daripada study tour? Kalau kunjungannya study, ke museum, ke kebun binatang, ke tempat bersejarah yang ada study nya, project base nya, masih logis. Kalau tujuannya ke tempat wisata, itu bukan study namanya, healing," kata Dede kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip Jumat (17/5/2024).
Baca Juga: Kurangi Risiko Kecelakaan, DPR Dukung Pemerintah Hapus Kegiatan Study Tour Sekolah
Politisi Partai Demokrat itu menilai, jika tujuannya untuk rekreasi, maka sebaiknya study tour ditiadakan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.
Hal ini juga sebagai respons atas adanya insiden kecelakaan yang menimpa rombongan bus study tour SMK Lingga Kencana Depok di Ciater, Subang, dan menyebabkan 11 orang tewas.
"Nah kalau healing kan mendingan sama keluarga. Jadi oleh karena itu kita akan review sejauh mana output daripada study tour terhadap pengembangan pendidikan," ucapnya.
Dede mengatakan, dalam waktu dekat DPR akan berdialog dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk membahas sejumlah persoalan terkini, salah satunya urgensi kegiatan study tour.
"Tujuan utama dari study tour itu artinya adalah ya bener-bener melakukan study, bukan jalan-jalan. Nah ini yang harus kita review kembali melalui peraturan menteri pendidikan nantinya," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





